Iran Tepis Tuduhan Dalangi Pembajakan Kapal Tanker di Laut Arab

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 11:11 WIB
Bendera Iran
Ilustrasi (dok. REUTERS/Morteza Nikoubazl)
Teheran -

Otoritas Iran membantah keras tuduhan terbaru yang menyebutnya mendalangi pembajakan sebuah kapal tanker berbendera Panama di Laut Arab dekat pantai Uni Emirat Arab (UEA). Iran justru menawarkan bantuan untuk kapal tanker yang dilaporkan dibajak di lepas pantai Fujairah, UEA.

Seperti dilansir Associated Press dan AFP, Rabu (4/8/2021), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, dalam pernyataannya menyebut insiden di Laut Arab dekat pantai UEA itu 'sangat mencurigakan'.

Namun Khatibzadeh dalam pernyataannya membantah tegas bahwa Iran terlibat dalam insiden tersebut. Iran memperingatkan agar tidak ada upaya apapun untuk menciptakan 'atmosfer palsu' terhadap pihaknya.

"Menegaskan kembali komitmen kuat kami untuk stabilitas kawasan dan keamanan maritim, Iran siap menawarkan bantuan jika terjadi insiden maritim," tegas Khatibzadeh dalam pernyataannya.

Bantahan juga disampaikan oleh juru bicara angkatan bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, dalam pernyataan yang dikutip media lokal Iran, Fars News Agency dan dilansir Reuters.

Shekarchi mengecam laporan pembajakan di dekat pantai UEA sebagai 'semacam perang psikologis dan menyiapkan panggung untuk serangan adventurisme baru'.

Sebelumnya, sebuah kapal tanker bernama Asphalt Princess yang berbendera Panama dilaporkan dibajak oleh pasukan terkait Iran di dekat pantai Fujairah, UEA. Informasi itu disampaikan Operasi Perdagangan Maritim Inggris dari Angkatan Laut Inggris.