Kapal Tanker Diduga Dibajak di Laut Arab, Iran Dicurigai Jadi Dalangnya

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 09:26 WIB
bendera Iran
Ilustrasi
Abu Dhabi -

Sebuah pasukan terkait Iran dilaporkan membajak sebuah kapal tanker di Laut Arab dekat lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA). Pembajakan dilaporkan terjadi setelah serangan terhadap kapal tanker yang dikelola miliarder Israel di perairan Oman.

Seperti dilansir Reuters dan Arab News, Rabu (4/8/2021), informasi soal pembajakan kapal ini disampaikan oleh Operasi Perdagangan Maritim Inggris, yang masih bagian dari Angkatan Laut Inggris, yang memperingatkan adanya 'potensi pembajakan' di perairan tersebut.

Dalam laporannya pada Selasa (3/8) waktu setempat, Operasi Perdagangan Maritim Inggris awalnya memperingatkan kapal-kapal bahwa 'sebuah insiden tengah berlangsung' di lepas pantai Fujairah, UEA. Beberapa jam kemudian, mereka menyebut insiden itu sebagai 'potensi pembajakan'.

Tidak ada informasi detail lainnya yang disampaikan militer Inggris terkait insiden tersebut.

Namun otoritas pelayaran Lloyd's List dan perusahaan intelijen maritim Dryad Global, seperti dilansir Associated Press, sama-sama mengidentifikasi kapal yang terlibat insiden pembajakan itu sebagai kapal tanker aspal bernama Asphalt Princess yang berbendera Panama.

Pemilik kapal yang terdaftar sebagai Glory International di zona bebas Emirat belum berkomentar. Tidak diketahui ada berapa jumlah awak kapal tersebut.

Laporan menyebut kapal tanker itu dibajak di lokasi berjarak 60 mil laut dari lepas pantai Fujairah yang ada di pantai timur UEA. Area tersebut diketahui mengarah ke Selat Hormuz.