Round-Up

Infiltrasi Anggota Abu Sayyaf di Filipina Jadi Pegawai Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 21:34 WIB
Ilustrasi Abu Sayyaf Sandera Kapal RI di Filipina
Gambar Ilustrasi (Basith Subastian/detikcom)
Manila -

Kepolisian Filipina sedang melakukan pembersihan internal dari unsur-unsur kelompok teror. Satu orang sudah dibersihkan. Dia adalah anggota kelompok Abu Sayyaf yang menginfiltrasi kepolisian negaranya Rodrigo Duterte tersebut.

"Saya senang personel kita mampu menangkap orang yang menjadi target, ini masih merupakan bagian dari kebijakan kebersihan intensif yang kami terapkan. Kebersihan jajaran harus dijaga untuk mendapatkan kembali kepercayaan dan keyakinan rakyat pada organisasi kita," ucap Kepala Kepolisian Nasional Filipina (PNP), Jenderal Guillermo Eleazar, dilansir Arab News, Selasa (3/8/2021).

Dilansir BBC, Abu Sayyaf adalah kelompok teroris yang ada di Filipina, punya reputasi buruk soal merampok, menculik, minta tebusan, dan membunuh manusia. Warga negara Indonesia juga pernah disandera Abu Sayyaf. Kelompok teroris ini juga pernah melakukan pengeboman di pesawat Philippines Airlines, menyeraeng memakai granat di pusat perbelanjaan, dan aksi-aksi terkutuk lainnya.

Abu Sayyaf di kepulauan selatan Filipina ini juga disebut-sebut berbaiat ke ISIS, mulai pertengahan 2014. Singkatnya, Abu Sayyaf adalah kelompok teror paling buruk di Asia Tenggara.

Kini, ada pegawai sipil Kepolisian Nasional Filipina (PNP) terungkap sebagai anggota Abu Sayyaf. Jenderal Guillermo Eleazar memerintahkan 'pembersihan intensif' jajaran kepolisian setelah terungkapnya fakta ini.

Anggota Abu Sayyaf yang menjadi pegawai polisi itu bernama Masckur Adoh Patarasa alias Makong alias Omair Sail Taib. Dia ditangkap aparat lewat operasi intelijen di Jolo, Sulu, pada Jumat (30/7) kemarin.

Selanjutnya, Patarasa bocorkan info polisi ke Abu Sayyaf?

Simak juga 'Duterte ke Warganya: Jika Tak Mau Divaksin, Jangan Keluar Rumah!':

[Gambas:Video 20detik]