Sempat Hilang, Aktivis Belarusia Ditemukan Tewas Tergantung di Ukraina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 14:39 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Seorang aktivis Belarusia yang hilang telah ditemukan tewas tergantung di sebuah taman di ibu kota Ukraina, Kiev.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (3/8/2021), Kepolisian Kiev mengatakan bahwa pihaknya telah membuka penyelidikan pembunuhan.

"Warga Belarusia, Vitaly Shishov, yang hilang di Kiev kemarin, hari ini ditemukan digantung di salah satu taman Kiev, tidak jauh dari tempat tinggalnya," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Shishov mengepalai Belarusian House di Ukraina, sebuah LSM yang membantu rekan-rekannya melarikan diri dari penindasan di Belarusia.

Polisi mengatakan mereka telah membuka penyelidikan pembunuhan dan akan mengejar semua petunjuk termasuk kemungkinan "pembunuhan yang disamarkan sebagai bunuh diri."

Dilaporkan bahwa aktivis itu pergi jogging di Kiev pada Senin (2/8) pagi waktu setempat, tetapi tidak kembali dan tidak dapat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Teman-teman Shishov mengatakan dia telah diikuti oleh "orang-orang asing" saat jogging baru-baru ini. Demikian disampaikan organisasi hak asasi manusia Vyasna di Telegram.

Diketahui bahwa pemimpin Belarusia Alexander Lukashenko telah menindak segala bentuk perbedaan pendapat sejak protes massal meletus setelah pemilihan tahun lalu, yang dianggap tidak adil oleh negara-negara Barat.

Banyak warga Belarusia telah melarikan diri, seringkali ke negara tetangga Ukraina, Polandia dan Lithuania.

Lukashenko memicu kemarahan internasional pada bulan Mei lalu, dengan mengirimkan sebuah jet tempur untuk mencegat sebuah pesawat Ryanair yang terbang dari Yunani ke Lithuania untuk menangkap seorang pembangkang di dalamnya.

(ita/ita)