Thailand Perpanjang Lockdown Gegara Corona 2 Pekan Lamanya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Agu 2021 18:20 WIB
Otoritas pemerintah Thailand kembali melakukan lockdown karena melonjaknya kasus penyebaran COVID-19 varian Alpha dan Delta. Yuk kita lihat suasananya.
Ilustrasi (Foto: Getty Images)
Bangkok -

Pemerintah Thailand memperpanjang aturan lockdown di ibu kota dan sejumlah provinsi yang berisiko tinggi terhadap penularan virus corona (COVID-19). Pembatasan diperpanjang hingga dua minggu lamanya.

Seperti dilansir Reuters dan Bangkok Post, Minggu (1/8/2021) pembatasan yang dimaksud terkait sejumlah kegiatan masyarakat, seperti perjalanan, penutupan mal dan pengetatan jam malam. Ada penambahan 16 provinsi baru yang akan memberlakukan lockdown sehingga ada total 29 provinsi.

Asisten juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA), Apisamai Srirangson, mengatakan jam malam akan berlaku mulai pukul 9 malam hingga 4 pagi dan tindakan tegas lainnya akan diberlakukan di Bangkok dan 28 provinsi lainnya selama dua minggu mulai Selasa (3/8) depan .

CCSA akan melakukan evaluasi pada 18 Agustus mendatang, untuk menilai apakah akan kembali memperpanjang lockdown atau tidak. Namun Apisamai Srirangson mengindikasikan lockdown akan diperpanjang hingga 31 Agustus mendatang.

"Kemungkinan besar perpanjangan akan berlanjut hingga 31 Agustus jika situasinya tidak membaik," katanya.

Gugus Tugas Covid-19 Thailand melonggarkan pembatasan untuk restoran di zona merah. Pengunjung dapat membeli pesanan untuk dibawa pulang (take away) namun untuk makan di tempat (dine-in) masih dilarang.

Lockdown juga akan menutup semua toko di pusat perbelanjaan pada jam 8 malam kecuali untuk sektor penting seperti supermarket, apotek, dan yang menjual peralatan medis dan komunikasi. Tidak ada transportasi umum yang tersedia dari pukul 9 malam hingga 4 pagi.

Sejak 12 Juli lalu, jam malam dan tindakan lockdown telah diberlakukan di Bangkok, Nonthaburi, Samut Prakan, Samut Sakhon, Pathum Thani dan Nakhon Pathom dan empat provinsi di wilayah Selatan. Kemudian tiga daerah lainya yakni Chon Buri, Chachoengsao dan Ayutthaya masuk dalam daftar lockdown pada 20 Juli lalu.

Adapun tambahan 16 provinsi yang akan memberlakukan lockdown adalah: Ang Thong, Nakhon Nayok, Nakhon Ratchasima, Kanchanaburi, Lop Buri, Phetchabun, Phetchaburi,Prachuap Khiri Khan, Prachin Buri, Ratchaburi, Rayong, Samut Songkhram, Saraburi, Nyanyikan Buri, Suphan Buri, Tak.

16 provinsi tersebut masuk dalam daftar lockdown lantaran mengalami lonjakan kasus baru, di mana muncul klaster-klaster baru di pabrik-pabrik sehingga menghambat industri dan ekspor.

Simak video 'Corona di Thailand Menggila, Seribu Biksu Mulai Divaksinasi':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)