Serangan Roket Hantam Luar Istana Saat Presiden Afghanistan Salat Idul Adha

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 20 Jul 2021 12:24 WIB
FILE - In this Sept. 28, 2019, file photo, Afghan President Ashraf Ghani speaks to journalists after voting at Amani high school, near the presidential palace in Kabul, Afghanistan. President Ghani said Tuesday, Nov. 12, his government has released three Taliban figures in effort to have the insurgents free an American and an Australian professor they abducted in 2017. (AP Photo/Rahmat Gul, File)
Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani (AP Photo/Rahmat Gul, File)
Kabul -

Rentetan serangan roket melanda ibu kota Kabul di Afghanistan saat salat Idul Adha sedang berlangsung, termasuk diikuti oleh Presiden Ashraf Ghani. Sejumlah roket dilaporkan jatuh di dekat Istana Kepresidenan Afghanistan di Kabul.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (20/7/2021), Kementerian Dalam Negeri Afghanistan melaporkan bahwa sejumlah roket yang ditembakkan sekitar pukul 08.00 waktu setempat, terdengar di Zona Hijau yang memiliki pengamanan ketat karena menjadi lokasi Istana Kepresidenan dan misi diplomatik asing.

Kementerian Dalam Negeri Afghanistan dalam pernyataannya menyebut sedikitnya tiga roket mendarat di wilayah Kabul. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Mirwais Stanikzai, memastikan roket-roket itu jatuh di luar Istana Kepresidenan Afghanistan yang dijaga ketat.

"Hari ini musuh Afghanistan melancarkan serangan roket di berbagai bagian berbeda kota Kabul," sebut Stanikzai dalam pernyataannya. "Seluruh roket menghantam tiga bagian berbeda," imbuhnya.

"Berdasarkan informasi awal, kami tidak mendapati korban jiwa. Tim kami tengah menyelidiki," ucap Stanikzai.

Laporan Reuters yang mengutip tayangan langsung televisi setempat menyebut serangan roket terjadi saat salat Idul Adha sedang berlangsung. Menurut Reuters, Presiden Ghani tetap melanjutkan salat meskipun sejumlah suara ledakan keras terdengar di wilayah Kabul.

Seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, yang enggan disebut namanya, menuturkan kepada kantor berita Xinhua bahwa serangan roket terjadi saat Presiden Ghani dan para pejabat tinggi lainnya melakukan salat Idul Adha di lapangan terbuka di halaman kompleks Istana Kepresidenan.

"Insiden itu gagal mengganggu salat Ied yang digelar di Istana Kepresidenan," sebut sumber tersebut kepada Xinhua.

Lihat juga Video: Taliban Klaim Rebut Perbatasan Afghanistan dan Pakistan

[Gambas:Video 20detik]




Sementara laporan AFP menyebut beberapa menit usai serangan roket, Presiden Ghani tetap tampil memberikan pidatonya terkait Idul Adha dengan didampingi jajaran pejabat tinggi Afghanistan.

Belum ada pihak maupun kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket itu, yang menurut Associated Press dimaksudkan untuk menakut-nakuti bukannya memicu kerusakan atau korban.

Istana Kepresidenan Afghanistan diketahui berada di dalam kompleks bernama Zona Hijau yang dibentengi dengan dinding raksasa dan kawat berduri, dengan ruas jalanan di sekitarnya telah sejak lama ditutup untuk umum.

Serangan roket di Kabul ini bertepatan dengan serangan kelompok Taliban di berbagai wilayah Afghanistan, saat pasukan asing mulai ditarik pulang ke negara masing-masing hingga 31 Agustus nanti.

(nvc/jbr)