Bangladesh Hukum Gantung Ekstremis Terkait Serangan Bom 2005

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 14:47 WIB
hukum gantung
Ilustrasi
Dhaka -

Otoritas Bangladesh mengeksekusi mati seorang ekstremis yang terlibat serangan bom tahun 2005 yang menewaskan delapan orang. Ekstremis ini telah dihukum gantung pada Kamis (15/7) malam waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Jumat (16/7/2021), Asaduzzaman Ponir (37) dinyatakan bersalah tahun 2008 atas dakwaan mengatur pengeboman Udichi Shilphi Goshti, yang merupakan kelompok budaya sekuler di distrik Netrokona. Seorang terduga pengebom bunuh diri tewas bersama para korban jiwa.

Ponir diketahui merupakan anggota Jamayetul Mujahideen Bangladesh (JMB), sebuah kelompok radikal yang mendalangi serangkaian serangan terhadap pengadilan, kantor pemerintahan, tempat suci sufi Muslim dan kelompok-kelompok kebudayaan tahun 2005 lalu.

Kelompok itu dibentuk tahun 1990-an oleh militan yang bertempur di Afghanistan sebelum bersumpah menegakkan syariah Islam di Bangladesh.

Kepala penjara setempat, Mohammed Gias Uddin, menuturkan bahwa Ponir dihukum gantung di Penjara Keamanan Tinggi Kashimpur pada Kamis (15/7) sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Uddin mengungkapkan bahwa Ponir telah mengajukan semua banding ke pengadilan, dengan vonis mati terhadapnya diperkuat oleh Mahkamah Agung dan Presiden Abdul Hamid menolak permohonan grasi bulan lalu.

Tahun 2007 lalu, enam pemimpin JMB termasuk pemimpin tertinggi kelompok itu, Shaikh Abdur Rahman, dihukum gantung.