Corona Mengganas, Bangladesh Akan Vaksinasi Pengungsi Rohingya

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 12:52 WIB
Laporan infeksi virus corona pertama dilaporkan penghuni kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh pada Kamis (14/5). WHO kini menelusuri awal penularan.
Ilustrasi -- Situasi pandemi di kamp pengungsi Rohingya (dok. AP Photo)
Dhaka -

Otoritas Bangladesh mulai melakukan vaksinasi virus Corona (COVID-19) terhadap para pengungsi Rohingya yang kabur dari Myanmar dan kini tinggal di kamp-kamp pengungsian di perbatasan negara itu.

Seperti dilansir AFP, Jumat (16/7/2021), dengan jumlah kasus Corona meningkat, komisioner pengungsi Shah Rezwan Hayat menyatakan sekitar 48.000 pengungsi Rohingya yang berusia di atas 55 tahun akan mulai menerima suntikan vaksin Corona pada bulan depan, dengan bantuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Kami menargetkan mereka yang berusia 55 tahun karena kekurangan vaksin," tutur Hayat kepada AFP.

"Semoga kami bisa memberikan vaksin kepada semua orang secara bertahap jika tidak ada kekurangan," imbuhnya.

Bangladesh mengalami lonjakan kasus Corona dalam beberapa pekan terakhir. Saat ini, Bangladesh mencatat lebih dari 1 juta kasus Corona, dengan lebih dari 17.000 kematian. Para pakar setempat memperkirakan jumlah korban sebenarnya mencapai empat hingga lima kali lipat lebih tinggi dari data pemerintah.

Lonjakan kasus Corona juga terdeteksi di kamp-kamp Rohingya yang ada di perbatasan Myanmar, yang ditinggali sekitar 850.000 pengungsi Rohingya.

Sebagian besar pengungsi yang tinggal di sana merupakan warga Rohingya yang melarikan diri dari operasi militer Myanmar tahun 2017, yang oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) bisa menjadi mengarah ke genosida.