60 Ribu Warga Arab Saudi Akan Mulai Haji, Dipilih dari 558.000 Pendaftar

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 17:07 WIB
Beginilah potret Kakbah dan Masjidil Haram sambut jamaah haji yang kembali dibuka saat pandemi COVID-19. Ini potretnya.
Ilustrasi (dok. AP/Pool)
Riyadh -

Ibadah haji tahun ini dengan jumlah jemaah terbatas di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) akan mulai digelar di Arab Saudi pada Sabtu (17/7) waktu setempat. Hanya penduduk yang telah divaksinasi penuh yang diizinkan menjalankan ibadah haji tahun ini.

Ini berarti para jemaah asal luar negeri sudah dua tahun tidak bisa menjalankan ibadah haji di Saudi. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (15/7/2021).

Otoritas Saudi berupaya untuk mengulangi kesuksesan tahun lalu saat pelaksanaan ibadah haji terbatas berhasil digelar tanpa memicu wabah baru Corona.

Untuk tahun ini, otoritas Saudi mengizinkan 60.000 penduduknya untuk berpartisipasi -- lebih tinggi daripada tahun 2020, tapi menurun drastis dibandingkan masa-masa normal sebelum pandemi. Tahun 2019, sekitar 2,5 juta jemaah dari seluruh dunia berpartisipasi dalam ibadah haji.

Para jemaah akan mulai tiba pada Sabtu (17/7) waktu setempat, atau sehari sebelum pelaksanaan ibadah haji resmi dimulai.

Awal bulan ini, Kementerian Urusan Haji Saudi menyatakan pihaknya mengupayakan 'tindakan pencegahan tingkat tertinggi' terkait pandemi dan kemunculan varian baru Corona.

Kementerian Urusan Haji Saudi menyatakan bahwa para jemaah haji tahun ini dipilih dari 558.000 pelamar lebih melalui sistem pemeriksaan online. Ibadah haji tahun ini hanya terbatas untuk para jemaah yang sudah divaksinasi Corona sepenuhnya dan berusia 18-65 tahun tanpa ada riwayat penyakit kronis.