International Updates

Kim Jong-Un Pecat Pejabat Senior Gegara Corona, RI di Ambang Bencana COVID

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 17:14 WIB
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un, kini menjadi sorotan. Bukan karena kebijakannya, melainkan karena penampilannya yang dinilai lebih kurus.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un (Foto: AP)
Jakarta -

Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-Un memecat beberapa pejabat senior setelah "insiden serius" dalam upaya negara itu untuk mempertahankan diri dari virus Corona.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (30/6/2021), media pemerintah Korut, Korean Central News Agency (KCNA) melaporkan, para pejabat itu telah "menyebabkan insiden serius yang menimbulkan krisis besar bagi keselamatan bangsa dan rakyatnya", kata Kim dalam pertemuan politbiro, tanpa memberikan perincian.

KCNA melaporkan, anggota-anggota baru presidium politbiro - badan pembuat keputusan tertinggi di Partai Buruh yang berkuasa - dan politbiro ditunjuk dalam pertemuan pada hari Selasa (29/6). KCNA menambahkan bahwa para pejabat pemerintah tersebut dipindahkan dan diganti dengan yang lain.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (30/6/2021):

- PM Malaysia Dilarikan ke Rumah Sakit, Rapat Kabinet Dibatalkan

Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin dilarikan ke rumah sakit di Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia pada Rabu (30/6) pagi waktu setempat.

Kantor Perdana Menteri (PM), dalam sebuah pernyataan Rabu, mengatakan Muhyiddin dirawat di RS setelah menderita diare sejak Selasa (29/6).

"Dia dirawat di rumah sakit di Kuala Lumpur pada Rabu untuk perawatan dan observasi," demikian pernyataan kantor PM seperti diberitakan media Malaysia, The Star, Rabu (30/6/2021).

- Setelah 70 Tahun, China Akhirnya Dinyatakan Bebas Malaria

Setelah perjuangan selama 70 tahun, China akhirnya dinyatakan bebas dari penyakit malaria oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sertifikasi bebas malaria dari WHO ini merupakan prestasi penting bagi negara yang melaporkan 30 juta kasus penyakit malaria per tahun pada 1940-an.

"Hari ini kami mengucapkan selamat kepada rakyat China yang telah membersihkan negara tersebut dari malaria," kata Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (30/6/2021).

"Keberhasilan mereka diperoleh dengan susah payah dan datang hanya setelah beberapa dekade tindakan yang ditargetkan dan berkelanjutan. Dengan pengumuman ini, China bergabung dengan semakin banyak negara yang menunjukkan kepada dunia bahwa masa depan bebas malaria adalah tujuan yang layak," imbuhnya.

- 69 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Vancouver Kanada

Sedikitnya 69 orang di wilayah Vancouver, Kanada telah tewas akibat gelombang panas yang melanda bagian barat negara itu dan Pasifik Barat Laut Amerika Serikat.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (30/6/2021), Kepolisian Kanada atau Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan, sebagian besar korban yang tewas di pinggiran kota Burnaby dan Surrey di Vancouver selama 24 jam terakhir adalah orang tua atau orang yang memiliki penyakit bawaan.