Oman Desak Pemerintah Baru Israel Bentuk Negara Palestina Merdeka

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 09:48 WIB
Palestinian flag and sky. Photo taken in the West Bank.
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Joel Carillet)
Muscat -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Oman, Badr al-Busaidi, mendesak pemerintahan baru Israel untuk mengambil langkah konkret menuju pembentukan sebuah negara merdeka untuk Palestina.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (25/6/2021), desakan itu disampaikan Al-Busaidi saat berbicara via telepon dengan Menlu baru Israel, Yair Lapid, pekan ini seperti dilaporkan kantor berita Oman, ONA.

Oman selama ini diketahui memiliki kebijakan netral terhadap konflik di kawasan Timur Tengah dan seringkali bertindak sebagai mediator.

Dalam percakapan telepon itu, menurut media lokal Times of Oman, Al-Busaidi, menyampaikan harapan agar pemerintahan baru Israel di bawah Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett mendukung visi perdamaian yang bertujuan mengambil langkah-langkah nyata dalam merespons aspirasi rakyat Palestina untuk membentuk negara merdeka, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Al-Busaidi juga menegaskan kembali pilar permanen kebijakan Oman yang mengutamakan perdamaian yang sudah sejak lama diketahui. Oman sendiri tidak pernah mengakui Israel secara resmi.

Pada Februari lalu, Al-Busaidi menyatakan Oman merasa puas dengan hubungan yang saat ini terjalin dengan Israel. Hal itu disampaikan Oman setelah negara-negara Teluk seperti Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel, tahun lalu, di bawah perjanjian yang dimediasi Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, Lapid sebagai Menlu baru Israel dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke UEA pekan depan. Kunjungan ini akan menjadi yang pertama bagi seorang menteri Israel ke UEA sejak kedua negara sepakat menormalisasi hubungan.

Di UEA, Lapid nantinya akan meresmikan Kedutaan Besar Israel di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal Israel di Dubai.

Lihat juga video 'Sheikh Jarrah Masih Panas, Polisi Israel Lempar Granat Kejut ke Warga Palestina':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)