Meksiko Tahan 240 Migran Termasuk Anak-anak

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 05:20 WIB
Community policeman Silvano Martinez guards his 11-year-old nephew Geovanni Martinez as he observes his goats in a pasture outside Ayahualtempa, a town in Guerrero state where residents provide security from the violence of rivaling gangs in Mexico, Wednesday, April 28, 2021. The 11-year-old said he yearns to return to school, closed for the past year by the pandemic, and when asked if he would shoot at an enemy he issued a convincing
Ilustrasi (Foto: AP/Marco Ugarte)
Meksiko -

Pihak berwenang Meksiko mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah menahan 240 migran dari Amerika Tengah, termasuk anak-anak, dan mendeportasi 89 warga Kuba tanpa dokumen yang layak.

Dilansir dari AFP, Kamis (24/6/2021), polisi menemukan 52 wanita dan 127 pria pada hari Selasa dari Nikaragua, Honduras, El Salvador dan Guatemala bersembunyi di sebuah gudang di pusat kota Puebla.

Menurut laporan resmi polisi, 61 anak di bawah umur juga ditemukan. Mereka kemudian diserahkan kepada petugas imigrasi Meksiko untuk akhirnya dideportasi.

Secara terpisah, 89 migran Kuba dipulangkan dengan pesawat karena mereka tidak dapat membuktikan bahwa mereka berada di negara itu secara legal, kata Institut Migrasi Nasional.

Meksiko berada di bawah tekanan dari Amerika Serikat untuk mengekang arus migran yang meningkat tajam sejak Presiden Joe Biden menjabat dan menjanjikan pendekatan yang lebih manusiawi.

Tercatat sejak Januari dan Mei, 22.267 migran tidak berdokumen ditahan di Meksiko, kata Menteri Pertahanan Luis Cresencio Sandoval, Senin.

Meksiko telah mengerahkan 27.562 personel militer di sepanjang perbatasan selatan dan utaranya untuk menghentikan migrasi ilegal, katanya.

Simak juga 'Saat Puluhan Imigran Tiba di Perbatasan AS Usai Sebrangi Sungai':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/eva)