Presiden Brasil Digeruduk Massa Usai Angka Kematian COVID-19 Capai 500 Ribu

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 13:24 WIB
Demonstran melakukan protes usai angka kematian COVID di Brasil capai 500 ribu
Demonstran melakukan protes usai angka kematian COVID di Brasil capai 500 ribu (Foto: AP Photo/Marcelo Chello)
Rio De Janeiro -

Demonstran anti pemerintah kembali turun ke jalan untuk memprotes angka kematian COVID-19 di Brasil. Diketahui negara pimpinan presiden Jair Bolsonaro baru saja mencatatkan angka kematian 500.000, menjadi tertinggi kedua setelah Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir dari kantor berita Associated Press, Minggu (20/6/2021), sejumlah kota di Brasil dipadati para demonstran pada Sabtu (19/6) usai kasus kematian melonjak. Ribuan orang berkumpul di pusat kota Rio de Janeiro mengibarkan poster-poster menyinggung Bolsonaro.

"Brasil mengalami kemunduran besar. Negara ini merupakan negara percontohan untuk vaksinasi di dunia. Kami memiliki institusi yang diakui. Namun hari ini kami berada dalam situasi yang menyedihkan ", kata Isabela Gouljor, seorang siswa berusia 20 tahun yang bergabung dalam protes di Rio.

Para pengunjuk rasa lainnya mengangkat poster bertuliskan: "500 ribu kematian. Itu salahnya," menyinggung Bolsonaro.

Demonstrasi serupa berlangsung di 22 negara bagian lainnya di seluruh Brasil.

"Keluar Bolsonaro, genosida," teriak seorang demonstran di Rio. Beberapa demonstran menyuarakan protes dengan mengenakan t-shirt atau masker dengan gambar mantan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva - yang memimpin jajak pendapat mengalahkan Bolsonaro.

Sementara itu, di São Paulo, demonstran melakukan aksi dengan menjatuhkan balon merah sebagai bentuk penghormatan kepada para korban COVID-19 di Brasil.

Selama satu bulan terakhir, para pendukung Bolsonaro lebih sering turun ke jalan menunjukkan dukungan atas penolakannya terkait pembatasan dan lockdown yang dianggap telah merugikan bisnis.

Tonton juga Video: Covid-19 Masih Tinggi Kenapa Brasil Ngebet Gelar Copa America?

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2