Cara Unik Demonstran Myanmar Peringati Ulang Tahun Aung San Suu Kyi

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 20 Jun 2021 12:01 WIB
Yangon -

Demonstran antikudeta Myanmar turun ke jalan untuk memperingati ulang tahun pemimpin sipil Aung San Suu Kyi. Mereka mengenakan hiasan bunga di rambut mereka dan mengunggahnya di media sosial.

Seperti dilansir dari AFP, Minggu (20/6/2021), aksi para demonstran dilakukan pada Sabtu (19/6) tepat di hari ulang tahun Suu Kyi yang ke 76 tahun. Suu Kyi diketahui masih berada dalam tahanan rumah dan akan menghadapi persidangan kembali minggu depan.

Pemakaian bunga yang diselipkan ke dalam sanggul dikenal menjadi ciri khas Suu Kyi. Demonstran pun meniru gaya tersebut sembari mengunggah potret mereka di media sosial.

A protester holds up a painting of Myanmar's detained civilian leader Aung San Suu Kyi to mark her birthday during a demonstration against the military coup in Yangon on June 19, 2021. (Photo by STR / AFP)Demonstran antikudeta Myanmar merayakan ulang tahun Suu Kyi Foto: AFP/STR

Salah satu yang turut merayakan ulang tahun Suu Kyi adalah Miss Universe Myanmar, Thuzar Wint Lwin. Ratu kecantikan itu mengunggah potret dirinya dengan hiasan bunga berwarna merah di rambutnya sembari menuliskan doa untuk Suu Kyi. "Semoga pemimpin kita sehat."

Cara-cara Unik Rayakan Ulang Tahun untuk Suu Kyi

Tak hanya diramaikan dengan bunga, perayaan ulang tahun Suu Kyi juga dilakukan dengan cara lain. Di ibukota komersial Yangon, para demonstran memasang poster ucapan selamat ulang tahun untuk Suu Kyi di tiang listrik sebagai bentuk ekspresi solidaritas.

"Selamat Ulang Tahun Ibu Suu. Kami tepat di belakangmu," demikian salah satu isi poster tersebut.

Sementara itu, sejumlah demonstran juga berbaris di jalanan sambil membawa payung hitam dan spanduk bertuliskan "bebas dari rasa takut" di samping gambar Suu Kyi.

Sejumlah foto juga memperlihatkan para tentara pemberontak di wilayah perbatasan negara bagian Karen memegang senjata sambil menyelipkan bunga berwarna kuning, putih hingga ungu di belakang telinga mereka.

Lain lagi yang dilakukan para demonstran di kota tenggara Dawei. Mereka membuat kue ulang tahun merah muda raksasa dan membawanya ke jalanan.