International Updates

Palestina-Israel Batal Tukar Vaksin Corona, Ebrahim Raisi Jadi Presiden Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 19 Jun 2021 18:47 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu disuntik vaksin Pfizer-BioNTech. Ia dan Menteri Kesehatan Israel diketahu jadi yang pertama disuntik vaksin COVID-19 di negara itu.
Ilustrasi (dok. AP Photo/AMIR COHEN)
Jakarta -

Otoritas Palestina membatalkan perjanjian pertukaran vaksin virus Corona (COVID-19) dengan Israel. Ulama ultrakonservatif Iran, Ebrahim Raisi, memenangkan pilpres yang digelar Jumat (18/6) waktu setempat.

Alasan pembatasan perjanjian itu dikarenakan pasokan vaksin yang disalurkan Israel kepada Palestina akan segera kedaluwarsa. Otoritas Palestina menyebut hal itu tidak sesuai dengan spesifikasi perjanjian pertukaran vaksin yang sebelumnya disepakati kedua pihak.

Di Iran, Presiden Hassan Rouhani mengucapkan selamat kepada presiden baru yang memenangkan pilpres dan akan menggantikan dirinya. Rouhani tidak menyebut nama pemenang pilpres, namun para calon presiden (capres) Iran lainnya terang-terangan menyelamati Raisi, sebelum pengumuman resmi disampaikan.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (19/6/2021):

- Palestina Batalkan Pertukaran Vaksin Corona dengan Israel

Otoritas Palestina membatalkan kesepakatan pertukaran vaksin virus Corona (COVID-19) dengan Israel, yang sebelumnya disebut melibatkan 1 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech. Alasannya, vaksin-vaksin yang akan diberikan Israel ke Palestina itu 'akan kedaluwarsa'.

Otoritas Israel mengumumkan pada Jumat (18/6) bahwa pihaknya akan menyalurkan sekitar 1 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech miliknya yang mendekati tanggal kedaluwarsa kepada Palestina, dan Otoritas Palestina disebut sepakat akan memberikan dosis vaksin Pfizer-BioNTech yang baru akan diterima akhir tahun ini sebagai pertukaran.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (19/6/2021), Otoritas Palestina yang berkantor di Tepi Barat, telah mengonfirmasi pengiriman 1 juta dosis vaksin Corona 'dalam beberapa hari' namun tanpa menyebut kesepakatan yang dicapai dengan Israel.

Namun demikian, juru bicara Otoritas Palestina, Ibrahim Melhem, menuturkan pada Jumat (18/6) malam bahwa pengiriman awal sebanyak 90.000 dosis vaksin Pfizer-BioNTech gagal memenuhi 'spesifikasi yang dimuat dalam perjanjian'.

- Bentrok di Masjid Al-Aqsa, 10 Warga Palestina Ditangkap Israel

Kepolisian Israel menangkap 10 warga Palestina dalam bentrokan terbaru di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Sekitar sembilan orang lainnya mengalami luka-luka setelah para demonstran Palestina melemparkan bebatuan dan polisi Israel menembakkan peluru karet.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (19/6/2021), laporan seorang reporter AFP menyebut sekitar 1.000 orang berkumpul di kompleks Masjid Al-Aqsa usai salat Jumat pada Jumat (18/6) waktu setempat. Beberapa dari mereka meneriakkan 'Allahu Akbar' dan melambaikan bendera Palestina.

Kemudian, menurut seorang reporter AFP di lokasi, beberapa demonstran mulai melemparkan batu ke arah polisi Israel yang tiba di lokasi.

Simak juga video 'Israel Kirim 1 Juta Vaksin Nyaris Kedaluwarsa ke Palestina':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2