International Updates

Balon Api Terus Dikirim ke Israel, Robot Bagikan Air Zamzam di Mekah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 17 Jun 2021 19:17 WIB
Gaza kembali memanas. Israel membalas serangan balon api yang dilontarkan Hamas dengan serbuan jet tempur.
Gaza kembali memanas (Foto: AFP)
Jakarta -

Gerilyawan Palestina kembali melancarkan serangan balon-balon api dari wilayah Jalur Gaza, beberapa jam setelah Israel merespons serangan balon api sebelumnya dengan serangan udara pada Rabu (16/6) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Kamis (17/6/2021), serangan udara Israel dan balon api dari Palestina ini menandai gejolak besar pertama antara Israel dan Gaza sejak gencatan senjata pada 21 Mei lalu mengakhiri 11 hari pertempuran sengit antara Israel dan kelompok Hamas yang menguasai Gaza. Pertempuran sengit tersebut menewaskan 260 warga Palestina dan 13 orang di Israel.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (17/6/2021):

- Bertemu Putin, Biden Ingatkan AS Tak Tolerir Campur Tangan Rusia

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menyatakan bahwa pertemuan perdananya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, berlangsung secara 'positif'. Namun Biden memperingatkan Putin bahwa pemerintahannya tidak akan mentolerir aksi mencampuri demokrasi AS.

"Suasana dari keseluruhan pertemuan... adalah baik, positif," ucap Biden kepada wartawan usai menghadiri pertemuan dengan Putin di Jenewa, Swiss, seperti dilansir AFP, Kamis (17/6/2021).

"Tidak ada tindakan tegas yang diambil," ungkapnya.

Pertemuan Biden dan Putin ini digelar di sebuah vila elegan dengan pemandangan Danau Jenewa pada Rabu (16/6) waktu setempat. Pertemuan ini digelar saat ketegangan antara kedua negara berada di titik tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

- Publik China Berduka Atas Kematian Seekor Babi, Kok Bisa?

Seekor babi yang menjadi ikon nasional di China karena berhasil selamat setelah 36 hari terkubur reruntuhan gempa bumi kuat tahun 2008 lalu, mati di usia 14 tahun. Kematian babi ini menimbulkan duka di kalangan publik China.

Seperti dilansir AFP, Kamis (17/6/2021), babi bernama Zhu Jiangqiang, atau yang berarti 'babi kuat' itu menjadi terkenal setelah ditemukan masih hidup usai gempa bumi berkekuatan 7,9 Magnitudo mengguncang Provinsi Sichuan pada 12 Mei 2008. Babi itu ditemukan selamat usai terkubur reruntuhan.

Akibat gempa itu, nyaris 90.000 orang meninggal atau hilang. Kisah selamat dari babi itu, yang bertahan hidup dari sekantong arang dan air hujan, dipuji sebagai simbol menginspirasi soal bertahan hidup.

- Corona Melonjak, Moskow Wajibkan Vaksinasi Bagi Pekerja

Wali Kota Moskow memerintahkan vaksinasi wajib bagi penduduk ibu kota Rusia yang bekerja di sektor jasa, dengan alasan peningkatan "dramatis" dalam infeksi virus Corona.

Simak Video: Israel Gempur Lagi Gaza, Balas Serangan Balon Api!

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2