2 Kapal Perang Baru Ditambahkan ke Armada Angkatan Laut Iran

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 18:49 WIB
In this photo released Thursday, June 10, 2021, by the Iranian army, an Iranian warship moves in the Atlantic Ocean. Iran has dispatched two warships to the Atlantic Ocean, a rare mission to demonstrate the countrys maritime power, state TV reported Thursday, without specifying the vessels final destination. (Iranian Army via AP)
Ilustrasi -- Salah satu kapal perang Iran berlayar di perairan Samudra Atlantik (Iranian Army via AP)
Teheran -

Angkatan Laut Iran mengumumkan baru saja menerima pengiriman dua kapal perang baru dalam seremoni yang disiarkan televisi nasional negara itu. Hal ini disampaikan beberapa hari setelah Iran mengumumkan pengerahan skuadron kapal-kapal perangnya ke perairan Samudra Atlantik.

"Kementerian Pertahanan telah mencapai tugas utama hari ini dalam memasok dua kapal kepada Republik Islam Iran -- kapal penghancur Dena dan kapal penyapu ranjau (minesweeper)," ujar Presiden Iran, Hassan Rouhani, dalam pidatonya seperti dilansir AFP, Senin (14/6/2021).

Pengiriman dua kapal perang baru itu dilakukan setelah Iran mengumumkan pada Kamis (10/6) lalu bahwa pihaknya 'untuk pertama kali' mengirimkan skuadron kecil kapal ke Samudra Atlantik dengan tujuan 'memperkuat kemampuan maritim'.

Menurut pernyataan dari Kepala Staf Militer Iran, kapal Dena merupakan 'sepenuhnya kapal penghancur (buatan) Iran' yang diperlengkapi dengan 'zona pendaratan helikopter' dan 'serangkaian sistem pertahanan dan serangan'.

Disebutkan juga bahwa kapal Dena memiliki kemampuan untuk 'menjangkau jarak jauh' dan diperlengkapi untuk 'menghancurkan seluruh ancaman udara', juga ancaman bawah air.

Untuk kapal penyapu ranjau yang diberi nama Shahin, disebutkan bahwa kapal itu memiliki panjang 33 meter dan berkemampuan untuk 'mendeteksi dan menetralkan berbagai tipe ranjau laut'.

Pada 2 Juni lalu, Angkatan Laut Iran kehilangan salah satu kapal perang terbesar mereka, yang bernama Kharg. Kapal itu tenggelam di perairan Teluk Oman, setelah dilanda kebakaran selama berjam-jam.

Awak kapal perang tersebut telah dievakuasi dan penyebab kebakaran itu belum diketahui atau belum dipublikasikan oleh Iran.

Angkatan Laut Iran menggambarkan Kharg sebagai 'kapal pendukung (dan) pelatihan', namun spesialis militer GlobalSecurity.org menetapkannya sebagai kapal pengangkut helikopter dan kapal pengisi bahan bakar.

(nvc/idh)