Serangan Drone Houthi Berisi Bom Hantam Sekolah di Arab Saudi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 08:53 WIB
Operasi militer pimpinan Arab Saudi melawan pemberontak Houthi di Yaman telah terjadi lebih dari enam tahun terakhir.
situasi di Yaman (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Sebuah pesawat tak berawak (drone) bermuatan bom yang diluncurkan oleh kelompok pemberontak Houthi di Yaman menghantam sebuah sekolah di Arab Saudi. Serangan itu terjadi pada hari Minggu (13/6) waktu setempat di tengah meningkatnya upaya diplomatik untuk gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Senin (14/6/2021), kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) yang mengutip otoritas pertahanan sipil, melaporkan tak ada yang terluka dalam serangan di provinsi Asir, Saudi selatan itu.

Foto-foto yang dirilis oleh SPA menunjukkan atap bangunan yang rusak serta apa yang tampak seperti bagian drone yang rusak.

Serangan drone itu terjadi tiga hari setelah koalisi pimpinan Saudi yang memerangi pemberontak Houthi yang terkait dengan Iran itu, mengatakan telah berhenti melakukan serangan di Yaman untuk membuka jalan bagi penyelesaian damai.

De-eskalasi ditujukan untuk "mempersiapkan landasan politik untuk proses perdamaian di Yaman", kata juru bicara koalisi Saudi, Turki al-Maliki kepada televisi pemerintah Saudi pekan lalu.

Namun, tak lama setelah komentarnya, media pemerintah Yaman melaporkan bahwa setidaknya delapan warga sipil tewas dan 27 orang lainnya terluka dalam serangan di kota Marib, Yaman utara.

Houthi telah memimpin serangan selama berbulan-bulan untuk merebut Marib dan ladang minyak di sekitarnya -- kantong penting terakhir dari wilayah yang dikuasai pemerintah di Yaman utara.

Lihat juga video 'Korban Tewas Bom Dekat Sekolah Afghanistan Jadi 50 Orang':

[Gambas:Video 20detik]