Bentrok di Yordania soal Anggota Parlemen, 4 Polisi Luka-luka

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 14:35 WIB
Jordanian policemen operate in the vicinity of Karak Castle, where armed gunmen carried out an attack, in the city of Karak, Jordan, December 18, 2016.REUTERS/Muhammad Hamed
Ilustrasi polisi Yordania (Foto: REUTERS/Muhammad Hamed)
Amman -

Empat orang pasukan keamanan Yordania terluka dalam aksi protes di pinggiran Amman, ibukota Yordania. Kementerian Dalam Negeri menyebut bentrok dipicu oleh pendukung satu suku anggota parlemen yang baru saja dilarang aktif berkegiatan selama satu tahun kedepan.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (6/6/2021) diketahui sang anggota parlemen bernama Osama al Ajarma. Minggu lalu, dirinya dilarang aktif dalam kegiatan parlemen selama satu tahun kedepan karena menghina lembaga legislatif itu dalam pidatonya.

Keputusan terhadap Osama al Ajarma itupun memicu seruan protes oleh para anggota sukunya. Massa rusuh dan membakar sejumlah kendaraan di daerah Na'ur pada Sabtu (5/6) malam waktu setempat.

Pasukan keamanan pun dikerahkan untuk menangani aksi protes tersebut. Dalam kerusuhan itu, empat anggota pasukan terluka dan kini sedang dirawat.

Di masa pandemi COVID-19, Kementerian Dalam Negeri menegaskan tidak mengizinkan pertemuan publik apa pun yang melanggar hukum.

Diketahui bentrok yang mewakili anggota kuat di Yordania kerap terjadi, terlebih suku-suku ini banyak bekerja sebagai pasukan keamanan dan tentara.

Simak juga 'Saat Eks Putra Mahkota Yordania Jadi Tahanan Rumah, Ada Apa?':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)