International Updates

Trump Kecam Facebook Blokir Akunnya, Erdogan Disuntik 3 Dosis Vaksin Corona

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 05 Jun 2021 18:04 WIB
Donald Trump lolos dari pemakzulan: Apa dampak bagi dirinya, Joe Biden, dan Amerika Serikat?
Donald Trump (dok. BBC World)
Jakarta -

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengecam keputusan Facebook yang memblokir akunnya selama dua tahun ke depan. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menuai kritikan setelah terungkap dia disuntik tiga dosis vaksin virus Corona (COVID-19).

Trump dalam pernyataannya menyebut pemblokiran akun Facebook-nya itu sebagai 'penghinaan' terhadap warga AS yang memilih dirinya dalam pilpres 2020 lalu. Lagi-lagi, Trump kembali melontarkan klaim palsu bahwa pilpres November 2020 telah dicuri darinya.

Sedangkan Erdogan menuai kritikan karena diketahui menerima suntikan dosis ketiga vaksin Corona, saat kebanyakan warga Turki harus menunggu hingga 12 pekan -- bukan empat pekan sesuai rekomendasi -- untuk bisa disuntik dosis kedua karena kekurangan pasokan vaksin di negara tersebut.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (5/6/2021):

- Trump Kecam Facebook Blokir Akunnya, Lempar Isyarat Kembali ke Gedung Putih

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengecam Facebook yang memblokir akunnya selama dua tahun. Pada saat bersamaan, Trump melemparkan isyarat bahwa dirinya akan kembali ke Gedung Putih.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (5/6/2021), Trump dalam pernyataan singkatnya menyebut pemblokiran akun Facebook-nya itu sebagai 'penghinaan' terhadap warga AS yang memilih dirinya dalam pilpres 2020 lalu. Lagi-lagi, Trump kembali melontarkan klaim palsu bahwa pilpres November 2020 telah dicuri darinya.

"Putusan Facebook merupakan penghinaan terhadap 75 juta orang yang mencetak rekor, ditambah banyak orang lainnya, yang memilih kami dalam Pemilihan Presiden yang dicurangi tahun 2020," ucap Trump dalam pernyataannya pada Jumat (4/6) waktu setempat.

- Mesir Kirim Puluhan Alat Berat untuk Bangun Kembali Gaza

Mesir telah mengirimkan konvoi bantuan alat berat beserta tim ahli bangunan ke Jalur Gaza untuk memulai proses pembangunan kembali usai wilayah itu hancur digempur Israel. Alat penggali, truk dan crane dikerahkan guna 'mempersiapkan tanah untuk pembangunan kembali' wilayah Gaza

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (5/6/2021), tayangan televisi nasional Mesir pada Jumat (4/6) waktu setempat menunjukkan puluhan buldoser, crane dan truk berbendera Mesir dalam konvoi melewati perlintasan perbatasan Gaza.

Warga Palestina di Gaza berbaris di tepi jalanan di perlintasan Rafah untuk menyambut konvoi tersebut. Salah satu pejabat perbatasan Gaza menyebut ada 50 kendaraan yang melintas.

Selanjutnya
Halaman
1 2