2 Warganya Ditangkap, Yordania Protes ke Dubes Israel

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 26 Mei 2021 14:21 WIB
Ilustrasi penjara
Yordania memprotes penangkapan dua warganya yang menyeberangi perbatasan Israel (dok. Getty Images/iStockphoto/Fahroni)
Amman -

Kementerian Luar Negeri Yordania memanggil Duta Besar Israel di Amman untuk menyampaikan protes atas penahanan dua warganya. Kedua warga Yordania itu ditangkap setelah menyeberangi perbatasan Israel sambil membawa pisau.

Seperti dilansir AFP, Rabu (26/5/2021), Kementerian Luar Negeri Yordania menyatakan pihaknya 'menyampaikan protes dengan kata-kata keras terkait penahanan dua warga Yordania di Israel'. Yordania juga menuntut pembebasan segera kedua warganya itu.

Pada 16 Mei lalu, Israel mengumumkan penangkapan dua warga Yordania yang diduga menyeberangi perbatasan dan berniat masuk ke Yerusalem. Dalam aksinya itu, kedua warga Yordania kedapatan membawa pisau.

"Menekankan perlunya mengizinkan Kedutaan Besar Yordania di Tel Aviv untuk mengunjungi dua warganya itu sesegera mungkin, untuk menilai situasi mereka dan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan sesuai hukum internasional yang relevan," sebut Kementerian Luar Negeri Yordania dalam pernyataannya.

Tidak diketahui secara jelas motif dua warga Yordania itu masuk ke wilayah Israel sambil membawa pisau.

Sekitar separuh dari total 10 juta jiwa penduduk Yordania merupakan keturunan Palestina, termasuk sekitar 2,2 juta pengungsi yang terdaftar di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Selama pertempuran berdarah terjadi antara Israel dan militan Palestina di Gaza, unjuk rasa digelar nyaris setiap hari di Yordania sebagai solidaritas untuk Palestina. Bahkan pengusiran Duta Besar Israel menjadi salah satu tuntutan dalam unjuk rasa itu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, yang sedang melakukan rangkaian kunjungan ke Timur Tengah dijadwalkan akan mengunjungi Mesir dan Yordania setelah mendatangi Israel dan Tepi Barat. Baik Mesir maupun Yordania sama-sama menandatangani perjanjian damai dengan Israel.

Simak juga 'Bantuan Kemanusiaan dan Pasokan Mulai Masuk Jalur Gaza':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/idh)