Belarusia Dituduh 'Bajak' Pesawat Sipil Demi Tahan Aktivis Oposisi

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 24 Mei 2021 12:50 WIB
Ditakut-takuti bom, pesawat Ryanair ke Manchester dikosongkan
Ilustrasi pesawat Ryanair (dok. BBC World)
Minsk -

Otoritas Belarusia menuai kecaman karena dianggap sengaja mengalihkan penerbangan sipil demi menangkap seorang buronan aktivis di dalam pesawat. Pesawat maskapai Ryanair yang sudah mendekati tujuannya di Vilnius, Lithuania, tiba-tiba mengalihkan rute karena 'peringatan keamanan' dan mendarat di Minsk, Belarus.

Seperti dilansir CNN, Senin (24/5/2021), pesawat maskapai Ryanair dengan nomor penerbangan 4978 itu sudah hendak mendarat di Lithuania pada Minggu (23/5) waktu setempat, saat menerima 'peringatan keamanan' kemudian berbelok tajam ke arah timur menuju Belarus.

Apakah peringatan keamanan itu direkayasa oleh otoritas Belarusia? Pertanyaan itu yang sekarang menjadi fokus dari insiden yang memicu kecaman internasional secara luas dan pertanyaan serius soal keamanan di udara ini.

Pemerintahan sejumlah negara bahkan menyebut insiden itu sebagai 'pembajakan yang disetujui negara'.

Salah satu penumpang di dalam pesawat dengan rute Athena-Vilnius itu merupakan aktivis oposisi Belarus, Raman Pratasevich, yang diburu atas sejumlah dakwaan pidana oleh otoritas Belarusia. Begitu pesawat mendarat di Minsk, menurut Kementerian Dalam Negeri Belarus, Pratasevich langsung ditangkap.

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, menghadapi protes keras dari oposisi sejak dia mengklaim menang dalam pemilu penuh sengketa tahun lalu. Komunitas internasional mengecam pemilu Belarus yang menjadi sengketa sengit itu.

Pratasevich merupakan salah satu dari belasan jurnalis dan aktivis yang melawan kepemimpinan Lukashenko selama 26 tahun dari pengasingan. Dia merupakan pendiri saluran Telegram bernama Nexta, yang membantu penyelenggaraan unjuk rasa anti-Lukashenko.

Tahun lalu, Pratasevich didakwa 'mengatur kerusuhan massa dan aksi kelompok yang sangat melanggar ketertiban umum'. Nama Pratasevich masuk dalam daftar buronan pemerintah untuk terorisme.

Selanjutnya
Halaman
1 2