Muncul Seruan Boikot Massal Produk Israel Secara Global

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 16:20 WIB
Israel terus menggempur jalur Gaza. Sejumlah bangunan pun rusak parah akibat hantaman roket tersebut.
Seruan boikot produk Israel muncul saat negara Yahudi ini menggempur Gaza (dok. AP Photo)

Gerakan BDS juga menyerukan langkah memboikot produk-produk dan jasa dari perusahaan-perusahaan tersebut, serta mengerahkan tekanan terhadap investor institusional untuk mencabut investasi dari perusahaan itu.

BDS bahkan merilis daftar perusahaan yang menjadi sasaran boikot terkait Israel, antara lain Hewlett-Packard, Puma dan Caterpillar.

Tidak hanya itu, dalam seruannya, gerakan BDS juga mencetuskan pembatalan acara akademik, budaya, olahraga dan pariwisata di Israel dan meminta orang-orang di berbagai negara untuk bergabung dalam kampanye BDS atau kelompok solidaritas Palestina.

"Untuk menantang keterlibatan ini dan mendukung perjuangan Palestina bagi perdamaian, keadilan dan kesetaraan," sebut gerakan BDS dalam seruannya.

Lebih lanjut, Barghouthi menyebut bahwa meskipun pendudukan Palestina oleh Israel sudah terjadi selama lebih dari 70 tahun, fokus baru pada keadilan sosial secara global selama pandemi virus Corona (COVID-19) telah mendukung inisiatif gerakan BDS.

"Menjadi kewajiban etis bagi setiap orang yang mendukung keadilan, kebebasan dan kesetaraan hak untuk bersuara tentang Palestina, dan yang terpenting, bertindak untuk mengakhiri keterlibatan negara mereka, institusi mereka, dewan kota mereka atau organisasi mereka dalam kejahatan Israel terhadap Palestina," sebutnya.

Diketahui bahwa Israel dan Hamas yang menguasai Gaza telah menyepakati gencatan senjata yang diberlakukan mulai Jumat (21/5) dini hari, setelah terjadi pertempuran sengit selama 11 hari terakhir.

Otoritas kesehatan Gaza melaporkan 232 warga Palestina, termasuk 65 anak-anak, tewas akibat pertempuran sejak 10 Mei lalu. Lebih dari 1.900 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara dan gempuran artileri Israel ke Gaza.

Sementara otoritas Israel menyebut 12 warga tewas akibat rentetan serangan roket dari Gaza, dengan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.


(nvc/ita)