Round-Up

Takbir Terucap Kala Bocah Gaza Selamat Usai Israel Membombardir

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Mei 2021 06:55 WIB

Dokter yang memeriksa bocah itu menuturkan dia mengalami memar namun tidak mengalami luka parah.

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan ke wilayah Gaza dilakukan sebagai balasan atas serangan Hamas.

"Alasan kita mendapati korban tewas ini karena Hamas secara kriminal menyerang kita dari lingkungan sipil," kata Benjamin Netanyahu kepada media Amerika Serikat (AS), CBS.

Serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Minggu (16/5/2021), menghancurkan beberapa rumah dan menewaskan puluhan warga Palestina di Jalur Gaza. Ada 42 orang tewas, termasuk 10 anak-anak.Serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Minggu (16/5/2021), menghancurkan beberapa rumah dan menewaskan puluhan warga Palestina di Jalur Gaza. Ada 42 orang tewas, termasuk 10 anak-anak. (Foto: AP Photo)

Sejauh ini, menurut laporan Al Jazeera, sedikitnya 212 warga Palestina termasuk 61 anak-anak tewas akibat gempuran Israel di Gaza. Sekitar 1.500 warga Palestina lainnya mengalami luka-luka.

Dari kubu Israel dilaporkan 10 orang tewas, termasuk dua anak, dan sedikitnya 300 orang lainnya luka-luka akibat rentetan serangan roket yang dilancarkan militan di Gaza, termasuk Hamas.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut serangan udara Israel telah menghancurkan atau merusak nyaris 450 bangunan yang ada di Jalur Gaza. Akibat gempuran Israel itu, lebih dari 52.000 warga Palestina di Gaza terpaksa mengungsi dari rumah masing-masing.

Data itu disampaikan oleh juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), Jens Laerke, kepada wartawan di Jenewa. Lebih lanjut disebutkan Laerke bahwa sebanyak 132 bangunan hancur akibat gempuran Israel di Gaza, dan sekitar 316 bangunan lainnya mengalami kerusakan parah, termasuk enam rumah sakit dan sembilan pusat layanan kesehatan utama.


(isa/dwia)