China Sebut AS Abaikan Penderitaan Rakyat Palestina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 10:22 WIB
Warga Palestina yang tewas akibat gempuran Israel bertambah lagi. Kini korban warga Palestina yang tewas melebihi 100 orang.
kerusakan di Gaza akibat gempuran Israel (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah China menuduh pemerintah Amerika Serikat "mengabaikan penderitaan" umat Islam, setelah Washington sempat memblokir rencana pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas konflik antara Israel dan Palestina.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (15/5/2021), AS yang menjadi perisai diplomatik Israel di PBB, memblokir sesi sidang Dewan Keamanan PBB yang semula dijadwalkan pada Jumat (14/5) di tengah pertumpahan darah yang terus terjadi di Gaza. Namun, para diplomat mengatakan pemerintah AS akhirnya setuju untuk memindahkan sesi sidang Dewan Keamanan tersebut ke hari Minggu (16/5).

Di saat konflik di Gaza memanas, China telah mengangkat masalah Palestina di Dewan Keamanan, tempat di mana China sering memainkan kartu vetonya untuk memblokir mosi terhadap sekutu-sekutunya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying mengatakan kepada wartawan bahwa AS secara sepihak menghalangi Dewan Keamanan untuk berbicara tentang krisis di Gaza, "berdiri di sisi berlawanan dari komunitas internasional".

"Apa yang kami rasakan adalah bahwa AS terus mengatakan bahwa mereka peduli dengan HAM Muslim ... tetapi mengabaikan penderitaan rakyat Palestina," kata Hua.

Dia membandingkan keengganan Amerika di Dewan Keamanan dengan seruan AS, Inggris, dan Jerman agar China mengakhiri penindasan terhadap minoritas Muslim Uighur.

"AS harus menyadari bahwa kehidupan Muslim Palestina sama berharganya," cetus Hua.

Lihat Video: Air Mata Anggota Kongres Wanita AS Bela Palestina

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2