Suara Erdogan hingga Raja Salman Kecam Israel Gempur Palestina

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Mei 2021 07:02 WIB
President of Turkey Recep Tayyip Erdogan makes a statement after chairing the cabinet meeting in Ankara, on December 14, 2020. (Photo by Adem ALTAN / AFP)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP/ADEM ALTAN)
Gaza -

Kecaman untuk Israel yang terus menggempur Palestina datang dari berbagai pihak. Kecaman tersebut datang dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hingga Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Erdogan bahkan mengajak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memberi pelajaran keras kepada Israel. Melalui panggilan telepon, Erdogan mengatakan kepada Putin bahwa komunitas internasional harus memberi Israel pelajaran yang kuat atas perilakunya terhadap Palestina.

Dilansir dari Aljazeera, Kamis (13/5/2021), Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki mengungkapkan, pernyataan itu disampaikan Erdogan dalam panggilan telepon dengan Putin pada hari Rabu (12/5) lalu waktu setempat.

Erdogan disebut menekankan perlunya komunitas internasional untuk memberi Israel pelajaran yang kuat dan membuat jera. Dia juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera turun tangan dengan "pesan yang tegas dan jelas" kepada Israel.

Erdogan juga disebut menyarankan kepada Putin bahwa pasukan perlindungan internasional untuk melindungi Palestina harus dipertimbangkan.

Sementara Raja Salman mengutuk keras tindakan Israel di Yerusalem dan kekerasan yang dilakukan pasukan Israel di Masjid Al-Aqsa. Raja Salman mendukung rakyat Palestina.

A handout picture provided by the Saudi Royal Palace shows Saudi Arabia's King Salman attending the the first joint European Union and Arab League summit in the Egyptian Red Sea resort of Sharm el-Sheikh, on February 24, 2019. (Photo by BANDAR AL-JALOUD / various sources / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud. (Foto: AFP)

Dilansir dari Saudi Gazette, Kamis (13/5/2021), pernyataan Raja Salman tersebut muncul selama panggilan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan para Rabu, hari sebelumnya. Keduanya membahas serangan Israel terhadap Palestina.

Di awal pembicaraan, PM Pakistan mengucapkan selamat Idul Fitri 1442 Hijriah kepada Penjaga Dua Masjid Suci itu. Mereka juga membahas hubungan negara hingga konflik di Palestina.

Raja Salman mengatakan dirinya dan Kerajaan Arab Saudi mendukung penuh rakyat Palestina untuk mendapatkan hak mereka yang sah.

Kekerasan di Palestina terus meningkat beberapa hari ini. Tindakan kekerasan Israel dimulai dari aksi kekerasan di Masjid Al-Aqsa beberapa waktu lalu.

Aksi tersebut kemudian mendapat balasan dari militan Palestina, Hamas, yang lantas menembakkan ribuan roket ke Israel. Roket-roket yang ditembakkan dari Gaza itu pun dibalas gempuran udara dari Israel.

Memanasnya konflik tersebut, membuat korban jiwa berjatuhan. Pada Kamis (13/5) sore, setidaknya 80 warga Palestina tewas, termasuk anak-anak. Sementara, di Israel 6 warga tewas.

Simak video 'Militer Israel Klaim Merudal Markas Intelijen Hamas':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/maa)