Round-Up

Nelangsa Warga Palestina Berlebaran Saat Israel Terus Beri Serangan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 13 Mei 2021 23:01 WIB
Ribuan umat muslim Palestina pagi ini waktu setempat, merayakan Hari Raya Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, Kamis (13/5/2021). Mereka menggelar salat Id berjamaah di masjid tersebut.
Foto: Warga Palestina Tetap Salat Id meski Israel Menyerang (AP/Mahmoud Illean)
Gaza -

Warga Palestina di Jalur Gaza tetap memperingati hari Raya Idulfitri meski serangan Israel datang bertubi-tubi. Mirisnya mereka tetap merayakan lebaran meskipun serangan udara Israel tak kunjung berhenti menghantam wilayah Palestina tersebut.

Dilansir dari Aljazeera, pasukan Israel terus melancarkan serangan udara di berbagai lokasi di wilayah Jalur Gaza. Pengeboman pun terus berlanjut dari malam hingga Kamis (13/5/2021) pagi waktu setempat.

"Sebagian besar Gaza sudah bangun. Dari waktu ke waktu Anda mendengar ledakan keras, dan gedung-gedung terguncang," kata Safwat al-Kahlout dari Al Jazeera.

Tak hanya itu, gempuran udara yang dilakukan oleh pasukan Israel juga menewaskan komandan Hamas di Gaza, Bassem Issa. Hamas mengkonfirmasi, selain Issa, anggota senior lain juga ikut tewas.

Jet tempur Israel juga dilaporkan membom situs-situs milik kelompok bersenjata Palestina. Gedung-gedung keamanan dan polisi tak luput dari serangan mereka.

Di lingkungan Tel al-Hawa, Gaza, seorang wanita hamil, Reema Telbani dan anaknya tewas dalam serangan Israel di rumah mereka. Pasangan lansia di lingkungan Sheikh Zayed di Gaza juga terkubur di bawah reruntuhan kediaman mereka, setelah serangan Israel.

Meskipun serangan bertubi-tubi menyerang Palestina, ribuan warga Palestina tetap menunaikan Hari Raya Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Mereka bahkan sempat menggelar salat Id berjamaah di masjid tersebut.

Pemandangan ini tak biasa lantaran Masjid Al-Aqsa beberapa hari lalu menjadi saksi bisu aksi kekerasan militer Israel. Israel menduduki Kompleks Masjid Al-Aqsa setelah melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil Palestina di wilayah tersebut.

Polisi Israel menyerbu kompleks tersebut pada hari Senin (10/5) waktu setempat. Selama 3 hari berturut-turut, mereka menembakkan peluru baja berlapis karet, granat kejut dan gas air mata ke jemaah Palestina yang berada di dalam masjid pada hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.

Lebih dari 700 warga Palestina terluka di Yerusalem dan di seluruh Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa hari terakhir.

Kini 84 orang Palestina tewas, simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2