Round-Up

Pilu Warga Palestina Diserang Israel Jelang Hari Raya

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 22:07 WIB
Israel melancarkan gempuran udara ke wilayah Gaza untuk respons ratusan roket yang ditembakkan Hamas. Serangan udara itu porak porandakan bangunan di Kota Gaza.
Serangan Israel ke Gaza, Palestina (Foto: AP Photo/Hatem Moussa)
Jakarta -

Militer Israel menggempur Gaza, Palestina jelang Hari Raya Idul Fitri. Puluhan warga Palestina tewas dalam serangan itu.

Hingga Rabu (12/5/2021), tercatat ada 35 orang warga Palestina meninggal dunia. 10 di antaranya anak-anak.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (12/5), tembakan roket Israel ini terjadi setelah militan Palestina Hamas, yang menguasai Gaza, mengultimatum Israel untuk mundur dari kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur.

Sebagai informasi, Israel menduduki Kompleks Masjid Al-Aqsa setelah melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil Palestina di wilayah tersebut.

Polisi Israel menyerbu kompleks tersebut pada hari Senin (10/5) waktu setempat. Selama 3 hari berturut-turut, mereka menembakkan peluru baja berlapis karet, granat kejut dan gas air mata ke jemaah Palestina yang berada di dalam masjid pada hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.

Lebih dari 700 warga Palestina terluka di Yerusalem dan di seluruh Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa hari terakhir.

Aksi brutal Israel itu memicu ultimatum dari Hamas. Hamas pun menembakkan ratusan roket ke Israel yang kemudian direspons Israel dengan gempuran udara yang kemudian menewaskan sedikitnya 20 orang di Gaza.

Dalam serangan Hamas itu, Israel mengklaim Iron Dome miliknya berhasil mencegat ratusan roket yang ditembakkan militan Palestina itu. Iron Dome adalah sistem pertahanan udara Israel.

Kerusuhan juga meletus di seluruh Israel pada Selasa (11/5) hingga Rabu untuk mendukung hak-hak Palestina. Protes terjadi di Kota Rahat yang didominasi suku Badui di Israel selatan, serta di Qalansawe, sebuah kota yang didominasi Arab Israel di Israel tengah.

Pada serangan terbaru yang diluncurkan Israel, seorang perempuan yang tengah hamil empat bulan, dan putranya yang berusia lima tahun, dilaporkan tewas. Mereka tewas setelah serangan udara Israel menyerang rumah mereka di Tel al-Hawa, sebuah lingkungan di bagian selatan Gaza.

Kematian wanita itu, yang diidentifikasi sebagai Reem, dan putranya, Zaid, dilaporkan di media sosial oleh saudara laki-lakinya, Ahmed Saad.

Sementara ini, total ada 35 warga Palestina telah tewas di Gaza dalam serangan terbaru Israel. Israel mengatakan serangan ke Gaza tersebut sebagai tanggapan atas roket yang ditembakkan oleh Hamas ke Israel.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2