PM Israel Ancam Tambah Serangan ke Gaza Usai 2 Warganya Tewas Kena Roket

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 22:04 WIB
Akan Didakwa Korupsi, PM Israel Netanyahu Berdalih Korban Politisasi
Benjamin Netanyahu (Foto: DW News)
Tel Aviv -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan Hamas usai dua wanita Israel tewas karena serangan roket. Benjamin mengancam menambah serangan ke Gaza, Palestina.

"Sejak kemarin, tentara (Israel) telah melakukan ratusan serangan terhadap Hamas di Gaza dan kami akan lebih meningkatkan kekuatan serangan kami," kata Netanyahu dalam sebuah video rilis dilansir dari AFP, Kamis (11/5/2021).

Netanyahu mengaku akan menumpas Hamas. Dia juga berduka dua warganya tewas.

"Kami menyesalkan kematian dua wanita Israel dan saya meminta Anda untuk menghormati instruksi keamanan," ucapnya.

Sementara itu, tentara Israel terus melancarkan serangan udara ke Gaza. Otoritas Israel mengklaim ada 26 orang yang tewas, sembilan di antaranya anak-anak.

"Kami telah melenyapkan komandan, mencapai banyak sasaran penting dan kami telah memutuskan untuk menyerang lebih keras dan meningkatkan kecepatan serangan," kata Netanyahu.

Sebelumnya diberitakan, gempuran roket yang ditembakkan Hamas ke Israel mengakibatkan dua orang wanita tewas. Sementara 70 orang lainnya terluka.

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem bersumpah akan membuat kota Ashkelon dan Ashdod di Israel menjadi 'neraka'. Qassem berjanji pihaknya bakal rutin melontarkan roket ke arah Israel. Qassem mengklaim ada 137 roket yang ditembakkan ke arah kota Ashkelon dan Ashdod dalam 5 menit.

Perang ini dipicu dari bentrokan berdarah antara polisi Israel dengan warga Palestina yang ada di Masjid Al-Aqsa. Bentrokan yang membuat ratusan orang terluka ini terjadi usai buka puasa.

Sedikitnya 178 warga Palestina mengalami luka-luka dalam bentrokan dengan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (7/5) malam waktu setempat. Polisi Israel menggunakan peluru karet dan granat kejut terhadap warga Palestina yang melemparkan batu ke arah mereka.

(isa/haf)