Wanita Italia Keliru Disuntik 6 Dosis Vaksin Pfizer, Kok Bisa?

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 11:18 WIB
Vaksin BioNTech-Pfizer Terbukti Efektif Lawan Dua Varian Baru Corona
Ilustrasi -- Vaksin Corona buatan Pfizer-BioNTech (dok. DW News)
Roma -

Seorang wanita di Italia keliru menerima suntikan enam dosis vaksin virus Corona (COVID-19) buatan Pfizer-BioNTech. Kini, wanita berusia 23 tahun ini berada di bawah observasi medis oleh dokter setempat.

Seperti dilansir AFP dan CNN, Selasa (11/5/2021), laporan kantor berita AGI menyebut wanita yang tidak disebut namanya itu dalam kondisi baik setelah menerima cairan infus dan paracetamol usai menerima terlalu banyak suntikan dosis vaksin Pfizer di rumah sakit Noa di Tuscany pada Minggu (9/5) waktu setempat.

Juru bicara rumah sakit setempat, Daniella Gianelli, menuturkan kepada CNN bahwa wanita itu telah menjalani observasi ketat di rumah sakit selama 24 jam dan diperbolehkan pulang pada Senin (10/5) waktu setempat. Gianelli menyebut wanita itu dalam 'kesehatan baik' tanpa memiliki penyakit bawaan.

Disebutkan bahwa bukannya disuntik satu dosis vaksin Corona di lengannya, wanita yang berstatus mahasiswi ini malah disuntik satu vial atau botol kecil vaksin sekaligus oleh seorang tenaga kesehatan (nakes) setempat. Satu botol kecil itu setara dengan enam dosis.

Insiden itu terjadi secara tidak disengaja dan sang nakes baru menyadari kesalahannya setelah selesai melakukan penyuntikan. "Dia melihat lima alat suntik yang kosong dan menyadari kesalahannya," sebut Gianelli.

Meskipun telah menjalani observasi ketat di rumah sakit, lanjut Gianelli, dokter masih akan terus memantau respons kekebalan pada wanita itu setelah menerima 'dosis besar vaksin'.

Dijelaskan oleh Gianelli bahwa wanita itu berhak mendapat vaksin Corona sebelum orang-orang pada kelompok usianya mendapatkan giliran karena dia bekerja magang di departemen psikologi rumah sakit tersebut.

Simak juga video 'Vaksin Pfizer Disebut Efektif untuk Orang dengan Penyakit Kronis':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2