Round-Up

Kritik Publik Bikin Duterte Minta Vaksin China Sinopharm Ditarik

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 06:04 WIB
Soal Jaminan Keamanan, Duterte Batal Uji Coba Vaksin dari Rusia
Foto: DW (News)
Manila -

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte berencana mengembalikan vaksin Corona China buatan Sinopharm. Rencana tersebut terjadi usai publik mengkritik keras Duterte karena melakukan vaksinasi menggunakan vaksin Sinopharm meski meskipun belum mendapat izin penggunaan darurat oleh regulator Filipina.

Duterte sendiri disuntik pada Senin (3/5) waktu setempat. Menteri Kesehatan Filipina, Francisco Duque lah yang menyuntikkan vaksin Sinopharm ke Duterte.

Selain Duterte, pengawal presiden juga disuntik vaksin Sinopharm. Penyuntikan dilakukan secara rahasia.

Para pengkritik menuduh Duterte telah menghina aturan vaksinasi saat publik Filipina berjuang menghadapi serangkaian pembatasan Corona.

Dalam pidato pada Rabu (5/5) malam waktu setempat, Duterte menanggapi kritikan yang muncul dengan meminta maaf. Ia menegaskan bahwa penggunaan vaksin Sinopharm itu direkomendasikan oleh dokternya.

Momen saat Duterte disuntik vaksin Sinopharm (Screenshot from Sen. Bong Go's Facebook livestream)Momen saat Duterte disuntik vaksin Sinopharm (Screenshot from Sen. Bong Go's Facebook livestream) Foto: Screenshot from Sen. Bong Go's Facebook livestream

Duterte juga menegaskan bahwa penggunaan vaksin Sinopharm oleh dirinya dan pengawalnya tidak melanggar aturan apapun karena vaksin itu telah mendapatkan izin 'penggunaan simpatik' dari regulator.

Laporan media lokal, Manila Bulletin, menegaskan bahwa meskipun vaksin Sinopharm belum mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Regulasi Makanan dan Obat-obatan Filipina (FDA), badan tersebut telah merilis izin penggunaan simpatik demi Kelompok Pengamanan Presiden (PSG).

Simak video 'Momen Presiden Duterte Disuntik Vaksin Sinopharm':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2