Tegang dengan Nelayan Prancis, Inggris Kirim 2 Kapal Militer ke Jersey

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 16:13 WIB
The union flag flies over the Houses of Parliament in Westminster, in central London, Britain June 24, 2016.     REUTERS/Phil Noble
Ilustrasi (dok. REUTERS/Phil Noble)
London -

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, mengirimkan dua kapal patroli Angkatan Laut ke Pulau Jersey setelah muncul kekhawatiran bahwa para nelayan Prancis bisa memblokade pelabuhan utama di pulau tersebut dalam ketegangan terbaru pasca-Brexit.

Seperti dilansir AFP, Kamis (6/5/2021), Jersey merupakan dependensi Kerajaan Inggris yang terletak di lepas pantai Prancis dan memiliki pemerintahan sendiri. Ketegangan muncul setelah Inggris mengatur akses untuk kapal penangkap ikan Prancis di dekat gugusan Kepulauan Channel.

Prancis melontarkan peringatan pada Selasa (4/5) waktu setempat bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan respons atas aturan itu, dan memperingatkan bahwa respons itu bisa berkaitan dengan pasokan listrik via kabel bawah laut.

Nelayan-nelayan Prancis juga berencana untuk berkumpul di pelabuhan utama St Helier di Jersey pada Kamis (6/5) waktu setempat, meskipun otoritas terkait menyatakan tidak bermaksud memblokir akses mereka.

Di tengah ketegangan situasi, PM Johnson mengumumkan pada Rabu (5/5) waktu setempat bahwa Inggris mengirimkan dua kapal patroli Angkatan Laut 'sebagai langkah pencegahan'. Disebutkan juga oleh PM Johnson bahwa blokade 'sepenuhnya tidak bisa dibenarkan'.

Salah satu anggota parlemen Inggris, Tobias Ellwood, menuduh Prancis 'berperilaku memalukan' dan menyatakan 'akan bijaksana untuk mengerahkan' sebuah kapal Angkatan Laut Inggris.

Sementara Menteri Maritim Prancis, Annick Girardin, menuduh Jersey menunda-nunda dirilisnya izin masuk untuk kapal-kapal penangkap ikan Prancis dengan dalih ketentuan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit antara Inggris dengan Uni Eropa.

Selanjutnya
Halaman
1 2