Pertama, Polisi Inggris Dipenjara Karena Jadi Anggota Neo Nazi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 30 Apr 2021 23:51 WIB
Ilustrasi Napi Transgender di Penjara Pria
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStock)

Penyelidikan terhadap Hannam ini dipimpin oleh Met's Counter Terrorism Command. Pimpinannya, Richard Smith mengatakan apa yang dilakukan Hannam itu memalukan dan "antitesis dari nilai-nilai polisi".

"Kasus ini menggambarkan risiko nyata dan langsung yang ditimbulkan oleh ideologi yang dipenuhi kebencian dan mereka yang mempromosikannya secara online dan di tempat lain," kata Smith dalam sebuah pernyataan.

Setelah bertahun-tahun berfokus pada ekstremis Islam, polisi dan kepala intelijen Inggris semakin khawatir dengan munculnya ancaman sayap kanan Neo Nazi.

Pada November lallu, asisten komisaris Polisi Metropolitan, Neil Basu mengatakan penguncian paksa selama pandemi COVID-19 telah menciptakan "badai yang sempurna" untuk radikalisasi online.

Basu, yang merupakan perwira polisi anti-terorisme tertinggi di Inggris, mengatakan ekstremisme sayap kanan sekarang menjadi ancaman yang tumbuh paling cepat.

Halaman

(lir/aud)