China Telah Suntikkan 200 Juta Dosis Vaksin Corona di Dalam Negeri

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 17:08 WIB
A man wearing a face mask to help curb the spread of the coronavirus walks by masked residents lining up for COVID-19 vaccine at a vaccination site with a board displaying the slogan,
Warga China mengantre di lokasi vaksinasi Corona di Beijing (AP Photo/Andy Wong)
Beijing -

Sekitar 200 juta dosis vaksin virus Corona (COVID-19) telah disuntikkan di berbagai wilayah China sejauh ini. Otoritas China mengutamakan para pekerja garis depan, mahasiswa dan orang-orang yang tinggal di area perbatasan dalam vaksinasi Corona domestik.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (23/4/2021), China meningkatkan upaya vaksinasi Corona di wilayahnya setelah awal yang lambat akibat hilangnya kasus penularan lokal virus Corona. Pada Rabu (21/4) waktu setempat, sedikitnya dua kasus penularan lokal dilaporkan di kota Ruili, yang berbatasan dengan Myanmar.

Sedangkan pada Kamis (22/4) waktu setempat, enam kasus baru dilaporkan, dengan semuanya kasus impor atau penularannya terjadi di luar negeri.

Otoritas China telah menyetujui penggunaan lima vaksin Corona buatan domestik dan mengekspor jutaan dosis ke berbagai negara, meskipun sejumlah ilmuwan meyakini vaksin buatan China memberikan perlindungan lebih sedikit dibandingkan vaksin buatan Pfizer, Moderna dan AstraZeneca.

Vaksin-vaksin buatan China diketahui memiliki angka efikasi antara 50,7 persen hingga 79,3 persen, berdasarkan data perusahaan. Angka itu lebih rendah dari angka efikasi vaksin buatan luar negeri, meskipun masih dinyatakan efektif.

Sebagian besar vaksin Corona yang disuntikkan kepada warga China membutuhkan dua dosis, meskipun ada sejumlah kecil vaksin yang hanya membutuhkan satu dosis atau bahkan membutuhkan tiga dosis.

Tidak diketahui secara jelas ada berapa banyak orang yang telah divaksinasi secara penuh -- menerima dosis yang diperlukan -- di wilayah China.

"Saat ini, upaya vaksinasi di wilayah-wilayah penting dan kelompok populasi penting berjalan lancar secara keseluruhan," tutur seorang pejabat Pusat Pengendalian Penyakit setempat, Cui Gang, kepada wartawan dalam konferensi pers.

Simak video 'China Minta Tak Ada Lagi Kesalahpahaman soal Efikasi Vaksin Buatannya':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2