Sri Lanka Usir Kapal Pembawa Material Nuklir Tujuan ke China

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 12:53 WIB
File photo of the Singapore Strait. (Photo: AFP)
Read more at https://www.channelnewsasia.com/news/singapore/ferry-45-people-runs-aground-pulau-tekong-10515938
ilustrasi (Foto: AFP PHOTO)
Kolombo -

Otoritas Sri Lanka mengusir sebuah kapal yang terdaftar di Antigua, yang memasuki wilayah perairannya tanpa mengumumkan muatan kargo radioaktif yang dibawanya. Muatan kargo radioaktif itu diketahui bertujuan ke China.

Seperti dilansir AFP, Kamis (22/4/2021), Dewan Regulator Energi Atom Sri Lanka menyatakan bahwa kapal bernama MV BBC Naples itu diminta meninggalkan perairan negara tersebut setelah didapati membawa uranium hexafluoride di pelabuhan Hambantota, yang dikelola China, pada Selasa (20/4) malam.

"Kapal itu tidak mengumumkan muatan kargonya yang berbahaya -- uranium hexafluoride -- dan kami memutuskan untuk memerintahkan kapal itu meninggalkan perairan kami segera," tutur Direktur Jenderal Dewan Regulator Energi Atom Sri Lanka, Anil Ranjith, kepada AFP.

Kapal tersebut diketahui berlayar dari Rotterdam, Belanda, dan memiliki tujuan ke China, tapi tidak diketahui secara spesifik tujuan akhirnya.

Lebih lanjut, Ranjith menyebut bahwa merupakan pelanggaran hukum untuk memasuki pelabuhan tanpa mengumumkan material berbahaya semacam itu. Uranium hexafluoride merupakan bahan kimia yang digunakan untuk memperkaya uranium, bahan bakar untuk pembangkit tenaga nuklir dan senjata nuklir.

Pemimpin oposisi Sri Lanka, Sajith Premadasa, menuntut dilakukannya penyelidikan terhadap insiden tersebut. Dia menyebutnya sebagai ancaman keamanan serius.

"Angkatan Laut belum diizinkan naik ke atas kapal untuk melakukan pemeriksaan," sebut Premadasa.

Tonton juga Video: Negara Tetangga Tolak Rencana Air Limbah Fukusima Dibuang ke Laut

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2