Erdogan Pecat Menteri Perdagangan, Ada Apa?

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 21 Apr 2021 17:46 WIB
President of Turkey Recep Tayyip Erdogan makes a statement after chairing the cabinet meeting in Ankara, on December 14, 2020. (Photo by Adem ALTAN / AFP)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP/ADEM ALTAN)
Jakarta -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (21/4) ini memecat Menteri Perdagangan negara itu setelah dia dituduh memberikan kontrak yang menguntungkan pada perusahaan yang dipimpin oleh suaminya.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (21/4/2021), penggantian Ruhsar Pekcan dengan anggota berpengaruh partai berkuasa AKP, Mehmet Mus diumumkan tanpa penjelasan di surat kabar resmi pemerintah.

Penggantian menteri ini terjadi hanya beberapa hari setelah publikasi artikel di situs web OdaTV yang melibatkan mantan menteri itu.

Dalam artikel itu, disebutkan bahwa Pekcan memberikan kontrak pada dua perusahaan yang dijalankan oleh suaminya untuk pembelian produk disinfektan senilai sembilan juta lira.

Pekcan mengkonfirmasi pembelian tersebut pada hari Selasa (20/4) waktu setempat, tetapi berpendapat bahwa perusahaan-perusahaan tersebut dipilih "sesuai dengan aturan" dan berdasarkan harga.

Pemecatannya terjadi ketika ketidakpuasan publik meningkat terhadap penanganan ekonomi pemerintah Turki secara keseluruhan selama pandemi virus Corona.

Perubahan tim ekonominya oleh Erdogan pada November tahun lalu, untuk sementara waktu membantu lira Turki pulih dari posisi terendah bersejarah terhadap dolar dan euro.

Tetapi masalah lira berlanjut setelah Erdogan menggantikan kepala bank sentral yang ramah pasar, yang dia tunjuk dalam perombakan itu dengan mantan anggota parlemen partai berkuasa, Sahap Kavcioglu bulan lalu.

Selain mengenai pemecatan Menteri Perdagangan, dekrit Erdogan pada hari Rabu ini juga menyebutkan pembagian Kementerian Keluarga dan Tenaga Kerja menjadi dua dan pengangkatan pemimpin-pemimpin barunya.

Kedua menteri baru tersebut berasal dari partai berkuasa AKP pimpinan Erdogan.

(ita/ita)