China Pertimbangkan Campur Vaksin COVID-19 untuk Tingkatkan Efikasi

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 13:48 WIB
Vaksin virus Corona dari Sinovac dikabarkan siap edar ke seluruh dunia awal 2021. Seperti apa proses pembuatan vaksin yang kini sedang jalani uji klinis itu?
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Kevin Frayer)
Jakarta -

China sedang mempertimbangkan untuk mencampurkan sejumlah vaksin Corona (COVID-19) dengan tujuan meningkatkan efikasi atau kemanjuran vaksinasi.

Seperti dilansir Reuters, Senin (12/4/2021), data yang tersedia menunjukkan vaksin buatan China tertinggal jauh dari vaksin lainnya, seperti Pfizer dan Moderna dalam hal kemanjuran, tetapi memerlukan kontrol suhu yang lebih sedikit selama penyimpanan.

"Memberi orang-orang dosis vaksin yang berbeda adalah salah satu cara untuk meningkatkan vaksin yang 'tidak memiliki tingkat perlindungan yang sangat tinggi", kata Gao Fu, Kepala Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, tanpa menyebutkan apakah vaksin yang dimaksud berasal dari vaksin asing atau domestik.

"Inokulasi dengan menggunakan vaksin berbeda sedang dipertimbangkan," lanjutnya, dalam sebuah konferensi pers di kota Chengdu, China.

Gao mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk "mengoptimalkan" proses sehingga bisa meningkatkan kemanjuran vaksinasi.

Menurut sebuah studi yang dilakukan peneliti-peneliti Brasil, dua suntikan vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech China, ketika diberikan kurang dari tiga minggu, efektif 49,1% berdasarkan data dari uji coba Fase III di Brasil. Angka itu berada di bawah ambang batas 50% yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.

Sementara itu, data dari subkelompok kecil menunjukkan bahwa tingkat kemanjuran meningkat menjadi 62,3% ketika dosis diberikan dengan interval tiga minggu dan lebih lama. Tingkat kemanjuran keseluruhan untuk vaksin sedikit di atas 50% dalam percobaan tersebut.

China telah mengembangkan empat vaksin domestik yang disetujui untuk penggunaan publik dan satu vaksin untuk penggunaan darurat skala kecil.

Simak juga 'Rekomendasi Baru Sinovac soal Penggunaan Vaksin Corona Buatannya':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2