Vaksin AstraZeneca Lanjut Dipakai Korsel tapi untuk Usia 30 Tahun ke Atas

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 16:31 WIB
Australia Atur Ulang Program Vaksinasi Akibat Adanya Efek Samping Vaksin AstraZeneca
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca (Foto: ABC Australia)
Jakarta -

Otoritas Korea Selatan akan melanjutkan program vaksinasi virus corona (COVID-19) minggu ini, setelah memutuskan untuk terus menggunakan vaksin AstraZeneca untuk semua orang yang memenuhi syarat berusia 30 tahun atau lebih.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (11/4/2021) diketahui pada Rabu (7/4) Korsel sempat menangguhkan pemberian suntikan vaksin AstraZeneca kepada orang-orang di bawah usia 60 tahun usai Eropa meninjau kasus pembekuan darah pada orang dewasa.

"Orang-orang yang berusia di bawah 30 tahun masih belum bisa melakukan vaksinasi pada Senin depan karena manfaat suntikan tidak lebih besar daripada risikonya untuk kelompok usia itu," kata Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) dalam sebuah pernyataan.

"Tiga orang yang divaksinasi di Korea Selatan dilaporkan telah mengalami pembekuan darah, dengan satu kasus ditentukan terkait dengan vaksin tersebut," jelas Choi Eun-hwa, ketua Komite Penasihat Korea untuk Praktik Imunisasi.

"Kasus itu adalah jenis pembekuan darah yang dianggap kurang serius daripada jenis yang diperiksa oleh otoritas Eropa," katanya.

Menurut Choi, kebanyakan orang menganggap risiko virus corona jauh lebih buruk daripada kemungkinan efek samping yang jarang terjadi dari vaksin. Ia juga menambahkan bahwa cara terbaik untuk mengakhiri pandemi adalah dengan memvaksinasi semua orang yang dapat menerimanya.

Meski begitu, Choi berkata, "manfaatnya tidak sebesar untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun, jadi kami tidak akan merekomendasikan vaksin AstraZeneca untuk mereka."

Kontroversi global mengenai kemanjuran dan efek samping beberapa vaksin COVID-19 telah menyebabkan beberapa penundaan dalam kampanye vaksinasi Korea Selatan, yang dimulai pada akhir Februari dengan tujuan mencapai herd immunity pada November.

"Program vaksinasi kuartal kedua mencakup guru sekolah penyandang disabilitas khusus dan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan tunawisma," kata KDCA.

Simak video 'Sejumlah Negara Eropa Tetapkan Batasan Usia Baru Penerima AstraZeneca':

[Gambas:Video 20detik]



(izt/dhn)