19 Orang Divonis Mati Atas Tuduhan Bunuh Kolega Tentara Myanmar

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 15:52 WIB
Sabtu (27/3) lalu, merupakan Hari Angkatan Bersenjata Myanmar. Parade besar-besaran digelar. Namun, dibalik itu semua 114 nyawa melayang di hari yang sama.
Ilustrasi -- Militer Myanmar (dok. AP Photo)

Laporan media lokal Myanmar Now dan Mawkun secara terpisah menyebut sedikitnya 20 orang tewas dan banyak lainnya luka-luka. Tidak dimungkinkan untuk mendapat angka pasti untuk korban jiwa, karena tentara Myanmar memblokir area di sekitar pagoda tersebut.

Dalam konferensi pers di Naypyitaw, juru bicara junta militer Myanmar, Brigadir Jenderal Zaw Min Tun, menyatakan bahwa militer mencatat 248 kematian sejauh ini. Dia membantah penggunaan senjata otomatis oleh pasukan keamanan Myanmar. Dia juga menyebut bahwa 16 polisi Myanmar tewas dalam berbagai insiden.

Sementara data dari kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik menyebut 614 orang tewas, termasuk 48 anak-anak, dalam unjuk rasa di berbagai wilayah. Lebih dari 2.800 orang ditahan sejak kudeta pada 1 Februari lalu.

Halaman

(nvc/idh)