Round Up

9 Bulan Penjara bagi Suliana Sebab Aniaya Anak Majikan di Negeri Singa

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 20:22 WIB
ilustrasi penjara
ilustrasi (Foto: andi saputra)
Jakarta -

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia dijatuhi vonis penjara sembilan bulan oleh pengadilan Singapura atas penganiayaan bayi majikannya.

WNI bernama Suliana Kasim Dapok tersebut divonis pada Senin (5/4) setelah mengaku bersalah atas dua tuduhan penganiayaan terhadap anak tersebut. TKI tersebut telah melakukan penganiayaan terhadap bayi laki-laki berumur 1 tahun dengan tindakan-tindakan seperti menginjak kakinya dan mendorong kepalanya sampai dia jatuh.

Seperti dilansir The Straits Times, Selasa (6/4/2021), di pengadilan terungkap bahwa perempuan berumur 42 tahun itu mulai bekerja untuk keluarganya pada Oktober 2018. Tugasnya termasuk mengasuh keempat anak majikannya.

Disebutkan bahwa bayi itu berada di rumah sekitar pukul 11.15 pada tanggal 8 Mei tahun lalu ketika dia muntah di karpet di ruang tamu.

Wakil Jaksa Penuntut Umum (DPP) Ben Mathias Tan mengatakan: "Terdakwa sedang dalam proses membersihkan karpet dengan deterjen saat korban berjalan menuju terdakwa.

"Karena terdakwa tidak ingin korban bersentuhan dengan deterjen, maka terdakwa menyikut wajah korban sehingga korban terjatuh ke lantai dan menangis," imbuhnya.

Setelah membersihkan karpet, Suliana sedang berjalan menuju dapur ketika dia mengira bayi itu akan memegang kakinya. Untuk mencegahnya, dan karena frustrasi karena harus membersihkan muntahannya, Suliana menginjak lutut kanan sang bayi, menyebabkan dia menangis lebih keras.

Di pengadilan terungkap bahwa Suliana terus mengganggu anak itu di ruang tamu sekitar 20 menit kemudian.

DPP mengatakan: "Terdakwa sedang duduk di sofa melipat baju cucian. Terdakwa memberi isyarat agar korban datang, dan korban melakukannya.

Lihat juga video 'Polisi Tangkap Ibu Aniaya Balita di Ciputat':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2