International Updates

Putin Teken UU untuk Jadi Presiden Seumur Hidup, TKI Dibui di Singapura

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 17:11 WIB

Seperti dilansir Fox News, Selasa (6/4/2021), sebuah pesawat penumpang Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET871 hampir saja mendarat di bandara yang salah pada Minggu (4/4) waktu setempat. Pesawat ini dilaporkan jenis Boeing 737-800 yang berusia lima tahun dan terdaftar sebagai ET-AQP.

Pesawat tersebut diketahui terbang dari Addis Ababa, Ethiopia, menuju Bandara Simon Mwansa Kapwepwe di Ndola, Zambia.

Namun laporan sejumlah travel blogger dan seorang pilot anggota kelompok aviasi Afrika via Facebook menyebut pesawat ET871 itu sudah berada di jalur yang tepat untuk mendarat di Copperbelt, sebelum menyadari ada kesalahan dan mengubah jalur untuk mendarat di bandara yang benar.

- Aniaya Bayi 1 Tahun, PRT Indonesia Dibui di Singapura

Seorang pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia dijatuhi vonis penjara sembilan bulan oleh pengadilan Singapura atas penganiayaan bayi majikannya.

WNI bernama Suliana Kasim Dapok tersebut divonis pada Senin (5/4) setelah mengaku bersalah atas dua tuduhan penganiayaan terhadap anak tersebut. TKI tersebut telah melakukan penganiayaan terhadap bayi laki-laki berumur 1 tahun dengan tindakan-tindakan seperti menginjak kakinya dan mendorong kepalanya sampai dia jatuh.

Seperti dilansir The Straits Times, Selasa (6/4/2021), di pengadilan terungkap bahwa perempuan berumur 42 tahun itu mulai bekerja untuk keluarganya pada Oktober 2018. Tugasnya termasuk mengasuh keempat anak majikannya.

Disebutkan bahwa bayi itu berada di rumah sekitar pukul 11.15 pada tanggal 8 Mei tahun lalu ketika dia muntah di karpet di ruang tamu.

- Putin Teken UU yang Bisa Membuatnya Jadi Presiden Seumur Hidup

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang pada hari Senin (5/4) waktu setempat untuk mengubah konstitusi negara yang akan memungkinkannya mencalonkan diri untuk dua masa jabatan lagi, masing-masing enam tahun. Dengan demikian, Putin berkesempatan untuk tetap berkuasa hingga 2036 mendatang atau dengan kata lain menjadi presiden seumur hidup.

Putin yang berumur 68 tahun itu telah memimpin Rusia selama lebih dari dua dekade, dan dengan tindakan kerasnya baru-baru ini terhadap lawan politik dan masyarakat sipil, dia seakan mempertegas bahwa hanya ada sedikit ruang untuk perbedaan pendapat.

Seperti dilansir CBS News, Selasa (6/4/2021), salinan UU baru tersebut diposting di situs informasi hukum pemerintah pada hari Senin (5/4), mengkonfirmasikan bahwa UU tersebut telah final.

Sebelum UU baru ini, Putin akan diminta untuk mundur setelah masa jabatannya saat ini berakhir pada 2024. Saat ini, ia menjabat sebagai presiden kedua kali berturut-turut dan keempat secara total.

Halaman

(ita/ita)