Round-Up

Lagi-lagi Gugatan untuk Trump Gegara Capitol Dilanda Kerusuhan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 07:48 WIB
House of Representatives (HOR) atau DPR AS mulai mempertimbangkan pemakzulan kedua Donald Trump. Ia secara resmi dituduh menghasut pemberontakan dan penyerbuan para pendukungnya di gedung parlemen, Capitol Hill, Rabu (6/1/2021) lalu.
Donald Trump (dok. AP Photo)

Blassingame yang seorang polisi Capitol veteran yang sudah mengabdi selama 17 tahun, menyatakan dirinya mengalami luka-luka di kepala dan punggung, dan menderita secara emosional akibat kerusuhan itu.

Blassingame yang keturunan Afrika-Amerika ini juga menyebut dirinya menjadi sasaran serangan rasis selama serangan dilakukan oleh para pendukung Trump di Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.

Sedangkan Hemby yang sudah mengabdi sebagai polisi Capitol selama 11 tahun, mengalami luka-luka di tangan dan lutut setelah dia didorong ke arah pintu Gedung Capitol. Wajah dan tubuh Hemby juga disemprot dengan cairan kimia saat kerusuhan terjadi.

"Polisi Hemby yang biasanya memiliki sikap tenang, berjuang untuk mengendalikan emosinya karena diserang tanpa henti," bunyi penggalan gugatan tersebut.

Dokumen gugatan ini mengumpulkan banyak contoh yang menyebut Trump mendorong pemberontakan dan kerusuhan di Gedung Capitol.

Gugatan ini merupakan yang kesekian kali menjerat Trump sejak dia lengser dari jabatannya pada Januari lalu. Sebelumnya, Trump digugat oleh seorang anggota Kongres AS dari Partai Demokrat, Bernie Thompson, pada Februari lalu.

Gugatan itu menuduh Trump, pengacaranya Rudy Giuliani dan dua kelompok ekstremis sayap kanan, Proud Boys dan Oath Keepers, telah berkonspirasi untuk menghasut penyerbuan dan kerusuhan di Gedung Capitol.

Gugatan hukum ini diajukan ke pengadilan federal di Washington DC sekitar tiga hari setelah Trump dibebaskan dari dakwaan pemakzulan, yakni menghasut pemberontakan, dalam sidang di Senat AS. Sebanyak 57 Senator dari total 100 Senator menetapkan Trump bersalah, namun jumlah itu tidak mencapai mayoritas dua pertiga yang dibutuhkan untuk menyatakan dia bersalah dan dimakzulkan sepenuhnya.

Halaman

(nvc/dhn)