Pertama Kali di AS, Pria Muslim Ditunjuk Jadi Calon Hakim Federal

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 12:07 WIB
President Joe Biden speaks about the shooting in Boulder, Colo., Tuesday, March 23, 2021, in the State Dining Room of the White House in Washington. (AP Photo/Patrick Semansky)
Presiden AS, Joe Biden (Foto: AP/Patrick Semansky)

Sementara itu, Zahid Quraishi akan menjadi Muslim pertama yang menjabat sebagai hakim distrik federal AS, jika disetujui oleh Senat.

Pria berusia 45 tahun itu adalah keturunan Pakistan dan saat ini menjadi hakim di New Jersey.

"Hakim Quraishi telah membela dan melayani negara kita dengan kehormatan dalam berbagai peran - dan akan membuat sejarah jika dikukuhkan sebagai hakim federal Muslim pertama di Amerika," kata Senator New Jersey, Cory Booker.

"Nominasi secara keseluruhan mewakili keragaman latar belakang, pengalaman, dan perspektif yang luas yang membuat bangsa kita kuat," kata Biden dalam pernyataanya.

Pencalonan ini juga berasal dari asal-usul beragam, termasuk para calon dengan pengalaman sebagai pembela umum, yang memberikan saran hukum gratis kepada orang-orang yang tidak mampu saat mereka menghadapi tuntutan perdata atau pidana.

Di bawah Konstitusi AS, presiden mencalonkan sejumlah orang untuk menjabat di Mahkamah Agung dan pengadilan federal lainnya untuk masa jabatan seumur hidup, sementara Senat memiliki kewenangan untuk menentukan apakah akan menyetujui atau tidak calon tersebut.


(izt/nvc)