Bill Gates Sebut Dunia Akan Kembali Normal pada Akhir 2022

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 18:56 WIB
FILE - In this Feb. 1, 2019, file photo, Bill Gates smiles while being interviewed in Kirkland, Wash. Washington states richest residents, including Gates and Jeff Bezos, would pay a wealth tax on certain financial assets worth more than $1 billion under a proposed bill whose sponsor says she is seeking a fair and equitable tax code. Under the bill, starting Jan. 1, 2022, for taxes due in 2023, a 1% tax would be levied not on income, but on
Bill Gates (Foto: AP/Elaine Thompson)
Jakarta -

Bill Gates mengatakan bahwa dunia akan kembali normal pada akhir 2022 mendatang berkat adanya vaksin COVID-19. Hal itu disampaikan Gates dalam wawancara untuk surat kabar Polandia Gazeta Wyborcza dan televisi TVN24.

"Ini adalah tragedi yang luar biasa," kata salah satu pendiri Microsoft itu ketika menjelaskan soal pandemi Corona. Ia menambahkan bahwa satu-satunya kabar baik adalah akses ke vaksin.

"Pada akhir 2022 pada dasarnya kita harus benar-benar kembali normal," kata Gates, seperti dilansir Reuters, Kamis (25/3/2021).

Gates, seorang miliarder yang mengundurkan diri sebagai pimpinan Microsoft Corp pada tahun 2014, melalui badan filantropisnya Bill dan Melinda Gates Foundation berkomitmen memberikan setidaknya US$ 1,75 miliar untuk tanggapan global terhadap pandemi COVID-19. Dukungan itu juga termasuk terkait untuk beberapa pembuat vaksin.

Diketahui pandemi virus Corona dilaporkan pertama kali muncul di Wuhan, China. Virus itu kemudian menyebar luas di kota tersebut dan Provinsi Hubei hingga menewaskan ribuan orang dan menginfeksi puluhan ribu orang. WHO kemudian menetapkan virus Corona sebagai pandemi karena menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia.

Kini berbagai pusat pembuatan vaksin mulai berlomba mengedarkan dosis-dosis vaksin ke negara-negara di dunia dengan harapan akan mengakhiri pandemi.

Skema COVAX, yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI), bertujuan untuk mengamankan 2 miliar dosis vaksin untuk negara-negara berpenghasilan rendah pada akhir tahun 2021.

Simak Video: Bill Gates Prediksi Vaksin Corona Merata di Dunia Tahun 2022

[Gambas:Video 20detik]



(izt/ita)