Raja Salman Pecat Menteri Urusan Haji dan Umroh Arab Saudi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 16:08 WIB
FILE - In this Dec.10, 2019, file photo, Saudi King Salman talks during the 40th Gulf Cooperation Council Summit in Riyadh, Saudi Arabia. Saudi Arabias King Salman was discharged from a hospital in the capital, Riyadh, after more than a week following surgery to remove his gall bladder, the Royal Court said in a statement late Thursday, July 30, 2020. (AP Photo/Amr Nabil, File)
Raja Salman (AP Photo/Amr Nabil, File)
Riyadh -

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud, memecat Menteri Urusan Haji dan Umroh, Mohammed Benten. Alasan pemecatan tidak diungkap ke publik.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (13/3/2021), pemecatan Benten itu disampaikan dalam sebuah Dekrit Kerajaan Saudi yang diumumkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) pada Jumat (12/3) waktu setempat.

"Mohammed Saleh ben Taher Benten, Menteri Urusan Haji dan Umroh akan dicopot dari jabatannya," sebut SPA dalam pernyataan via Twitter.

Alasan pencopotan ini tidak disebutkan lebih lanjut. Benten diketahui memegang jabatan itu sejak tahun 2016.

Menteri Urusan Haji dan Umroh merupakan jabatan dengan peran utama mengatur ibadah haji tahunan dan umroh. SPA melaporkan bahwa Menteri Negara, Issam Ben Saeed, telah ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Urusan Haji dan Umroh yang akan menggantikan Benten untuk sementara.

Haji dan Umroh yang menghasilkan miliaran dolar setiap tahun sebelum pandemi virus Corona (COVID-19), menjadi sumber pendapatan utama pemerintah Saudi.

Tahun lalu, Saudi membatasi pelaksanaan ibadah haji demi mencegah penyebaran Corona, dengan melarang jemaah dari luar Saudi menjalankan ibadah haji untuk sementara. Itu menjadi pembatasan pertama yang diterapkan Saudi sepanjang era modern.

Simak video 'Vaksinasi Corona Jadi Syarat Wajib Bagi Jemaah Haji':

[Gambas:Video 20detik]



Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sektor tersebut terpukul atas tindakan pencegahan yang diambil pemerintah Saudi. Sebelum pandemi, lebih dari 1.300 hotel dan ratusan toko selalu sibuk melayani para jemaah yang mengunjungi kota suci Mekah dan Madinah.

Awal pekan ini, SPA melaporkan Raja Salman menyetujui serangkaian inisiatif untuk membantu perusahaan dan individu yang beroperasi di sektor tersebut demi mengurangi dampak finansial dan ekonomi akibat pandemi.

Secara terpisah, dekrit Kerajaan Saudi juga mencakup pencopotan kepala Otoritas Penerbangan Umum, Abdulhadi al-Mansouri, dari jabatannya dan mengangkatnya menempati salah satu jabatan di Kementerian Luar Negeri. Abdulaziz al-Duaelij ditunjuk menjadi kepala Otoritas Penerbangan Umum yang baru.

(nvc/idh)