Miris! Ini Rentetan Serangan Terhadap Orang Asia di Amerika Serikat

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 15:28 WIB
Data yang dirangkum New York Times hingga Kamis (26/3/2020) melaporkan Amerika Serikat (AS) memiliki jumlah kasus COVID-19 terbanyak di dunia.
Ilustrasi (Foto: AP Photo)

Kejadian serupa juga dialami pada 16 Februari lalu. Seorang wanita keturunan Asia didorong ke tanah di sebuah jalanan padat di Flushing, Queens, New York.

Wanita berusia 52 tahun itu didorong ke tanah dan dirinya jatuh. Kepalanya membentur kotak kios koran dan dilarikan ke New York-Presbyterian Queens.

Wanita itu mengalami luka didahinya hingga harus mengalami sekitar 10 jahitan.

Pelakunya adalah seorang pria bernama Patrick Mateo (47) berhasil ditangkap oleh polisi. Dia menghadapi tuduhan penyerangan dan pelecehan namun akhirnya dibebaskan.

Saat The New York Times menghubungi Mateo, ia mengatakan mulai berdebat dengan wanita itu setelah sang wanita dia terlalu dekat dengannya dalam antrean di sebuah toko roti. Wanita itu kemudian menyerangnya dengan tongkat.

Melalui pesan singkat, Mateo mengatakan kepada wanita itu, "Anda berada di Amerika... BUKAN CHINA! Tolong beri saya ruang dengan virus corona,"


Pria Malaysia Ditonjok

Seorang pria asal Malaysia ditonjok seseorang tak dikenal di luar pintu masuk sebuah stasiun kereta bawah tanah, East Broadway F, tidak jauh dari area Pecinan di Manhattan, New York. Serangan terjadi pada Selasa (2/3/2021) malam, sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Dalam sebuah rekaman CCTV, Teoh Ming Soon (56), seorang pekerja konstruksi yang sudah 20 tahun tinggal di AS, ditonjok oleh seseorang tak dikenal saat dalam perjalanan pulang. Menurut laporan, Soon mengalami luka memar di mata bagian kiri dan luka-luka di bibirnya.

Terlihat, pelaku penyerangan tampaknya menunggu di pintu masuk stasiun sebelum Soon datang mendekat dan menyerangnya. Pelaku kemudian terlihat berjalan menuruni tangga menuju kereta bawah tanah. Pelaku penyerangan yang tampak memakai masker, masih dalam perburuan polisi setempat hingga saat ini.


(izt/tor)