Pengungsi Rohingya di India Terancam Dideportasi ke Myanmar

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 15:20 WIB
Aung San Suu Kyi  ditahan militer, masa partainya berkuasa ribuan warga Rohingya tepaksa meninggalkan kampung halamanya, simak lagi foto-fotonya.
Ilustrasi (dok. Getty Images)
New Delhi -

Kepolisian India menahan lebih dari 150 pengungsi Rohingya yang kedapatan tinggal secara ilegal di wilayah Jammu dan Kashmir. Proses untuk mendeportasi pengungsi Rohingya yang ditahan itu telah dimulai.

Pengungsi Rohingya lainnya yang ada di India mengutarakan kekhawatiran mereka jika dideportasi ke Myanmar. Demikian disampaikan dua pejabat India yang enggan disebut identitasnya, seperti dilansir Reuters, Senin (8/3/2021).

Pengungsi Rohingya yang ditangkap kini ditempatkan di 'pusat penampungan' darurat di penjara Hira Nagar, Jammu, setelah otoritas setempat melakukan tes biometrik dan tes lainnya untuk memverifikasi identitas mereka.

"Upaya itu merupakan bagian dari praktik melacak warga negara asing yang tinggal di Jammu tanpa dokumen yang sah," tutur salah satu pejabat India tersebut.

"Kita telah memulai proses deportasi dari para pengungsi ini," imbuhnya.

Diketahui bahwa pada Agustus 2019, pemerintahan federal Perdana Menteri Narendra Modi mencabut status khusus Jammu dan Kashmir dan sekarang mengendalikan wilayah itu dari New Delhi.

Pemerintahan PM Modi yang beraliran nasionalis Hindu menganggap Rohingya, yang menganut Islam, sebagai warga asing dan risiko keamanan, dan telah memerintahkan agar ribuan dari mereka yang tinggal di permukiman yang tersebar diidentifikasi dan dipulangkan ke negara asalnya, Myanmar.

Selanjutnya
Halaman
1 2