Balas Serangan Houthi, Koalisi Arab Saudi Gempur Yaman

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 10:42 WIB
Koalisi militer pimpinan Arab Saudi menyerang Ibu Kota Yaman, Minggu (7/3) waktu setempat. Asap hitam membubung tinggi usai serangan udara dilancarkan.
Asap membumbung tinggi di ibukota Sanaa usai Koalisi Saudi melakukan serangan balasan Foto: AP Photo/Hani Mohammed
Riyadh -

Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi melancarkan serangan udara di Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi pada hari Minggu (7/3) waktu setempat. Serangan pembalasan itu dilakukan setelah Arab Saudi berhasil mencegat sejumlah pesawat tak berawak atau drone dan rudal yang diluncurkan oleh pemberontak yang didukung Iran itu.

Seperti dilansir AFP, Senin (8/3/2021) aksi balasan itu menandai eskalasi baru dalam konflik enam tahun di Yaman, antara pemerintah Yaman yang didukung koalisi Arab Saudi dan pemberontak Houthi, meskipun ada dorongan baru dari Amerika Serikat untuk mengakhiri permusuhan.

Menurut koresponden AFP di lokasi kejadian, serangan itu menimbulkan ledakan besar yang menyebabkan langit Sanaa dihiasi gumpalan asap tebal. Houthi melaporkan ada tujuh serangan udara di kota itu.

"Operasi militer itu menargetkan militer Houthi di Sanaa dan sejumlah provinsi lain," kata koalisi Saudi seperti dikutip oleh Saudi Press Agency (SPA).

Serangan itu dilakukan setelah koalisi Arab Saudi berhasil mencegat total 12 drone dan 2 rudal balistik yang diluncurkan oleh pemberontak pada Minggu (7/3). Koalisi Saudi mengatakan drone-drone itu ditujukan untuk sasaran "sipil" di Arab Saudi, tanpa menyebutkan lokasinya. Kedua rudal yang berhasil dicegat diketahui menargetkan kota selatan Jizan. Tidak disebutkan apakah ada korban atau kerusakan.

Pemberontak Houthi tidak segera mengklaim bertanggung jawab atas serangan lintas perbatasan itu, tetapi mereka telah meningkatkan serangan ke Arab Saudi dalam beberapa pekan terakhir. Houthi juga meningkatkan serangan di Yaman untuk merebut benteng terakhir pemerintah di Marib, Yaman utara.

Dalam sebuah pernyataan setelah serangannya, koalisi Arab Saudi mengatakan bahwa menargetkan warga sipil di kerajaan adalah "garis merah", dan menambahkan bahwa tindakan Houthi "tidak akan mengarah pada penyelesaian politik".

Simak juga video saat 'Biden Akhiri Dukungan AS Untuk Serangan Militer Saudi di Yaman':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2