Gempa 6,3 SR Terjadi di Yunani, Sejumlah Bangunan Rusak

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 01:20 WIB
Seismograf, alat pencatat getaran gempa, Ilustrasi gempa bumi
Foto: Seismograf, alat perekam getaran gempa (Robby Bernardi/detikcom)
Yunani - Gempa berkekuatan 6,3 skala richter terjadi di Yunani tengah pada hari Rabu. Gempa itu merusak beberapa bangunan. Belum dilaporkan adanya korban dalam peristiwa ini.

Beberapa gempa susulan dilaporkan setelah gempa utama terjadi di tengah hari di dekat pusat kota Larissa. Gempa susulan ini memicu kepanikan di daerah yang jarang dilanda gempa bumi serius.

"Semuanya terjadi sangat cepat, orang-orang lari keluar gedung, masih ada gempa susulan," kata Chrissoula Katsiouli, seorang staf di kantor walikota di kota Elassona, dekat Larissa, seperti dikutip dari AFP, Kamis (4/3/2021).

"Kami masih bingung ... itu sangat menakutkan," kata penduduk setempat Vassilis Boussias kepada Skai TV.

Otoritas perlindungan sipil mengatakan seorang pria dalam keadaan cacat telah diselamatkan dari rumahnya di desa Mesochori. Usai sisi rumah tersebut benar-benar runtuh.

Menara jam sebuah gereja di Damasi juga ambruk dan sebuah sekolah rusak.

"Untungnya, para guru berhasil mengeluarkan anak-anak dengan sangat cepat dan tidak ada korban," kata Wali Kota Tyrnavos Yiannis Kokkouras kepada Skai TV, merujuk pada kerusakan sekolah di Damasi.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan setelah gempa, yang melanda pada pukul 12:16 (1016 GMT) waktu setempat, kata otoritas perlindungan sipil.

Badan tersebut juga melaporkan tanah longsor yang terjadi. Pihak berwenang kini sedang menilai kerusakan lebih lanjut, sementara sebuah helikopter melintasi daerah tersebut untuk mencari orang yang membutuhkan.

Polisi juga menutup jembatan yang retak akibat gempa, media lokal melaporkan.

Survei Geologi AS mengatakan gempa yang dirasakan di Yunani tengah dan utara, berkekuatan 6,3 skala Richter. Tetapi Institut Geodinamika di Athena mengatakan sebelumnya gempa itu berkekuatan 6,0.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menelepon mitranya dari Yunani Nikos Dendias untuk menyampaikan solidaritas dan mengatakan Ankara siap menawarkan dukungan jika diperlukan.

Hubungan antara rival regional Yunani dan Turki meningkat tajam pada tahun 1999 ketika kedua negara dilanda gempa bumi mematikan yang berjarak kurang dari sebulan.

Tahun lalu, negara-negara tersebut juga bekerja sama dalam upaya pemulihan setelah gempa bumi kuat melanda Laut Aegea, menewaskan banyak orang dan menyebabkan kerusakan besar terutama di Turki. (eva/eva)