International Updates

Trump Diam-diam Sudah Divaksin, Jepang Minta China Setop Tes Swab Pantat

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 17:33 WIB
President Donald Trump and first lady Melania Trump walk to board Marine One on the South Lawn of the White House, Wednesday, Jan. 20, 2021, in Washington. Trump is en route to his Mar-a-Lago Florida Resort. (AP Photo/Alex Brandon)
Donald Trump dan Melania (Foto: AP/Alex Brandon)
Jakarta -

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan istrinya, Melania, ternyata telah menerima suntikan vaksin virus Corona (COVID-19) di Gedung Putih pada Januari lalu. Vaksinasi terhadap Trump dan istrinya dilakukan secara diam-diam, tanpa diumbar ke publik.

Seperti dilansir CNN, Selasa (2/3/2021), informasi soal vaksinasi Trump dan Melania itu diungkapkan seorang penasihat Trump, yang enggan disebut namanya, kepada CNN pada Senin (1/3) waktu setempat.

Namun tidak diketahui secara jelas vaksin Corona merek apa dan berapa dosis vaksin yang telah diberikan kepada Trump dan Melania.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (2/3/2021):

- Polisi Setop Penyelidikan Tuduhan Pemerkosaan Menteri Australia

Kepolisian Australia menghentikan penyelidikan terkait tuduhan pemerkosaan oleh seorang menteri kabinet. Pihak berwenang menyimpulkan tidak ada cukup bukti untuk menjerat menteri tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/3/2021) akhir pekan lalu, sejumlah anggota parlemen oposisi Australia telah menerima surat yang merinci tuduhan pemerkosaan seorang gadis berumur 16 tahun oleh seorang menteri sebelum dia masuk parlemen.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan tuduhan itu telah dirujuk ke Polisi Federal Australia (AFP), meskipun menteri itu "dengan keras menolak" tuduhan itu dalam percakapan dengannya.

AFP mengatakan tidak akan menyelidiki karena tidak memiliki yurisdiksi, sementara polisi di New South Wales (NSW) - tempat dugaan kejahatan itu dilaporkan pada tahun 1988 - juga mengesampingkan penyelidikan.

- Satu Lagi Wanita Tuduh Gubernur New York Lakukan Pelecehan Seks

Satu lagi wanita menuduh Gubernur New York, Andrew Cuomo, melakukan pelecehan seksual. Tuduhan terbaru dilontarkan beberapa jam setelah Cuomo secara resmi menyatakan akan tunduk pada penyelidikan atas tuduhan serupa dari dua mantan stafnya.

Seperti dilansir AFP, Selasa (2/3/2021), Cuomo (63) dihujani kritikan, termasuk dari Partai Demokrat yang menaunginya, karena menyebut dua mantan stafnya yang menuduhnya melakukan pelecehan seksual itu telah 'salah menafsirkan' dirinya.

Wanita ketiga yang melontarkan tuduhan kepada Cuomo bernama Anna Ruch (33), yang menuturkan kepada The New York Times (NYT) bahwa dirinya bertemu Cuomo dalam sebuah pesta pernikahan pada September 2019.

- Jepang Minta China Setop Tes Swab Pantat pada Warganya

Pemerintah Jepang meminta otoritas China untuk berhenti melakukan tes swab anal atau pantat terkait virus Corona (COVID-19) terhadap warga negara Jepang di negara itu. Jepang menyatakan bahwa prosedur semacam itu memicu sakit psikologis bagi warganya.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/3/2021), Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato, menyatakan bahwa pemerintah Jepang belum menerima respons dari China soal negara itu akan mengubah prosedur tes Corona, sehingga Jepang akan terus meminta China untuk mengubah prosedur tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2